TASIKMALAYA| PELITA ONLINE|Memasuki tahap pelaksanaan penataan Situ Gede Kota Tasikmalaya oleh pemerintah Provinsi Jabar melalui UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Wilayah Sungai Ciwulan-Cilaki dalam waktu dekat atau tepatnya awal Juni 2022 ini, masyarakat pedagang dihimbau untuk segera menertipkan diri dari aktivitas usahanya.
Kasie Sundawapan (Sungai-Danau-Waduk dan Pantai) pada UPTD PSDA Wilayah Sungai Ciwulan-Cilaki Darmadi, ST yang juga selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Penataan Situ Gede kepada Pelita Online, Rabu (11/5/2022) mengatakan, kalau pihaknya sudah kali kedua menyampaikan surat pemberitahuan kepada masyarakat pedagang di area lahan yang akan dilakukan penataan tersebut.
Dikatakannya, dalam surat kedua sekitar bulan Maret lalu, kami sudah beritahukan bahwa di awal bulan Juni 2022 ini akan ada pelaksanaan penataan Situ Gede. Jadi pada dasarnya, mereka itu jauh sebelum memasuki pelaksanaan pembangunan fisik penataan yang sesuai rencanan di awal Juni 2022 ini mereka sudah diberitahukan.
Karena pada prinsipnya, kami dari pihak UPTD PSDA Wilayah Sungai Ciwulan- Cilaki Dinas SDA Provinsi yang merupakan perpanjangan tangan langsung dari Gubernur Jabar tidak mau disalahkan dikemudian hari oleh berbagai pihak. Baik dari masyarakat, ormas, LSM maupun media yang beranggapan bahwa kami tidak memberitahukan terlebih dahulu sama sekali akan adanya penataan Situ Gede ini, kata Darmadi.
Disinggung mengenai masih nampaknya pedagang-pedagang di area yang akan ditata tersebut, Darmadi dengan tegas mengatakan akan memberitahukan lagi dengan surat yang kali ketiganya. Akan tetapi, itu akan kami sampaikan setelah munculnya pemenang LPSE nanti. Karena kami masih khawatir, surat ketiga yang rencananya sekaligus dengan acara sosialisasi pemberitahuan untuk mempersilahkan mereka membongkar bangunannya sendiri tiba-tiba ada “dilay” atau kabar lelang ulang. Jelas ini akan merugikan pedagang, karena terjadinya lelang ulang membutuhkan waktu lebih lama lagi sekitar dua bulan kedepan, papar Darmadi.
Namun saya rasa tidak mungkin, karena secara tidak langsung kita pantau juga dari website, bahwa di POKJA lagi dalam evaluasi, dan sudah ada perusahaan-perusahaan yang memang secara teknis dan administrasi sudah dianggap lengkap. Sehingga kami memprediksi, semua akan berjalan sesuai rencananya, ucap Darmadi. |tommy riyaldi|






