TASIKMALAYA|PELITA ONLINE|Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jabar melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V terus meningkatkan kemantapan ruas jalan provinsi dalam wilayah kerja guna menuju standar jalan.
Pada tahun 2022, anggaran untuk menuju standar jalan sebesar Rp 13, 6 miliar digunakan
untuk paket pekerjaan Pelebaran dan Rekonstruksi Jalan ruas jalan Tasikmalaya-Karangnunggal sepanjang 2,84 km.
Pekerjaan Pelebaran dan Rekonstruksi Jalan ruas jalan Tasikmalaya-Karangnunggal dilaksanakan pada lokasi KM BDG 117+315 – KM BDG 120+215 sepanjang 2,84 km. Proyek Pelebaran dan Rekonstruksi dikerjakan oleh kontraktor PT. Nidya Karya Putri dengan biaya DAK. Saat ini proses pelaksanaan tahap awal memasuki penanganan pelebaran bahu jalan dan saluran air.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sub Kegiatan Pelebaran Jalan Menuju Standar Yudi Achmad S, ST mengatakan, kontrak pembangunan Pelebaran dan Rekonstruksi yang tertanggal 4 Maret 2022 menargetkan sepanjang 1 km pelebaran bahu jalan dan saluran air sampai H-7 sebelum lebaran Idul Fitri 2022 ini.
“Harapannya, sampai H-7 menjelang lebaran Idul Fitri capaian pelebaran dan pembuatan saluran air dapat mencapai 1 km,” harap Yudi.
Dengan demikian, jalan bisa dinikmati saat arus mudik dan arus balik oleh masyarakat pengguna jalan tanpa terganggu dengan adanya pekerjaan pembangunan pelebaran, tambah Yudi.
Sebagaimana kita diketahui, ruas jalan Tasikmalaya-Karangnunggal merupakan jalur vital yang menghubungkan Kota Tasikmalaya dengan Tasikmalaya Selatan (Kab. Tasikmalaya) hingga intensitas kendaraan mudik di ruas tersebut cukup tinggi sampai ke Cipatujah. |tommy riyaldi|
|





