Lagi Digagas, Olahraga Lempar Pisau dan Kapak di Tasikmalaya

TASIKMALAYA,|PELITA ONLINE| Ada kabar gembira bagi warga Tasikmalaya. Pilihan berolahraga sarat manfaat dan menantang. Bisa dilakoni, menambah atau mengalihkan konsentrasi di gerak sepertinya mulai ramai digauli beberapa kalangan di sejumlah kota.

Olahraga ini hingga wadah federasinya mulai mengemuka, seperti di Kota Bandung, Kab. Bandung, Kab. Bandung Barat (KKB), Kota Cimahi, Kab. Garut, Ciamis, Cirebon, dan wilayah lain di luar Jawa Barat, yang telah lebih awal membentuk komunitas olahraga dengan sebutan, Federasi Olahraga Lempar Pisau dan Kapak atau disingkat Forlempika.

Dalam satu kunjungan ke kantor UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Wilayah Sungai Ciwulan-Cilaki Tasikmalaya, Dinas Pengairan Jabar, obrolan menyoal Forlempika, keluar dari Kepala Subag TU Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) PSDA ini, Riswanda. Ia menyebut tengah membaca-baca dan menyampaikan pada koleganya, ada olahraga ini.

Riswanda berulang menyebut dunia lempar senjata tajam ini dengan istilah Lepis. Kependekan dari kata lempar pisau. Tengah penuh harap, ada peminat yang suka olahraga, memilih konsentrasi ke ketangkasan Lepis. Dan, menurutnya, federasi olahraga ini sudah agak lama mendeklarasikan diri.

Bahkan prosesi deklarasi di Jawa Barat, langsung di gedung KONI Jabar, di Jalan Pajajaran Kota Bandung, sekitar 7 tahun lalu atau tepatnya 24 September 2017. Keyakinannya, kelak menjadi cabang olahraga resmi dan dapat dipertandingkan di ajang olahraga seperti Pekan Olahraga Nasional.

Sehubungan itu, seiring tugasnya saat ini di kota kelahiran Tasikmalaya, tekadnya kelak bergabung para atlet Forlempika, hingga dapat mendirikan organisasinya. “Saya berharap, menjelang pensiun yang tinggal hitungan bulan, keberadaan komunitas olahraga Lepis ini, terbentuk di Kabupaten dan Kota Tasikmalaya,” ujar sosok yang ramah dan kooperatif ini, Kamis (7/10).

Ia menyebut, menggandrungi olahraga ini selain layaknya dapat membuat gerak raga, dapat menguatkan otot tangan, jari-jemari, melatih ketangkasan dan pikiran fokus.

“Saat ini, saya tengah mencari orang-orang untuk didudukkan selaku pengurus pada Forlematika di Tasikmalaya. Tentu orang-orang yang terseleksi punya spirit dan dedikatif. Bukan orang-orang tipe ‘tukcing’ (ditunjuk cicing),” papar Riswanda serius. (tom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *