Libatkan Sejumlah Warga, Program Padat Karya PPK 3.2 Berjalan Signifikan

TASIKMALAYA|Pelita Online|Untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional dan daya beli masyarakat terdampak pandemi, Ditjen Bina Marga melalui Satuan kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker-PJN) Wilayah 3 Provinsi Jawa Barat turut menyerap tenaga kerja melalui program Padat Karya rutin

Sebagaimana hasil pantauan Pelita Online di lapangan, Rabu (2/6/2021) Padat Karya Tunai (PKT) yang ditangani Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.2 yang menangani ruas jalan nasional Cipatujah-Kalapageneup-Pangandaran terlihat melibatkan warga sebagai pelaku pembangunan, khususnya untuk pekerjaan sederhana yang tidak membutuhkan teknologi.

Dengan demikian, capaian pelaksanaan pembangunan melalui program PKT yang terdapat di Kabupaten Tasikmalaya bagian selatan tersebut berjalan cukup signifikan.

Hal ini dibenarkan Edwin Mochamad ST, M.MT selaku PPK 3.2 yang mengangani ruas Cipatujah-Kalapagenep-Pangandaran yang mengatakan kegiatan program Padat Karya dalam wilayah kerjanya tersebut berjalan sesuai harapan. Revitalisasi saluran misalnya, dari target panjang 11 kilometer sampai saat ini sudah mencapai 7,3 kilometer.

Demikian juga dengan pelaksanaan pengedalian tanaman seperti halnya yang terdapat di Taman Air yang teedapat di ruas Cipatujah atau tepatnya di KM 216+700 yang secara keseluruhan telah tertata rapih.

Untuk infrastruktur jalan dan jembatan Edwin pun mengatakan kalau pihaknya telah melakukan perbaikan perbaikan seperti halnya pengecatan jembatan dan patching badan jalan.

Ditanya terkait harapan kedepannya, dengan adanya program Padat Karya dalam wilayah penangannya ruas Cipatujah-Kalapageneup-Pangandaran.

PPK yang terbilang sudah cukup paham dengan kondisi Jabar Selatan ini berharap PKT tahun 2021 yang dilaksanakan dalam wilayah kerjanya ini dapat memberikan kontribusi Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan juga dapat meningkatkan daya beli masyarakat sesuai dengan program pemerintah pusat.

Selanjutnya, infrastruktur jalan dan jembatan yang telah dan sedang dikerjakan perbaikannya dapat menjadi aksesibilitas masyarakat dengan aman dan nyaman dalam melintasinya.

Dalam kaitan pekerjaan dilapangan, saya tidak pernah lupa tegaskan, segala pekerjaan dilapangan tetap dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan, ujar Edwin dengan tegas saat dihubungi Pelita Online, Rabu siang (2/6/2021). (TOM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *