oleh

Pekerjaan Lanjutan Pelebaran Jalan Provinsi Ruas Singaparna Belum Jelas di Tahun Depan

TASIKMALAYA,|PELITA ONLINE| Ruas jalan provinsi memasuki wilayah Singaparna, Kab.Tasikmalaya, dalam beberapa pekan ini, tampak tengah penuh pacu penyelesaian pekerjaan pelebaran jalan. Diberlakukan pada dua tepian atau sisi kiri-kanan jalan. Hasil pekerjaan perlahan menampangkan bentang jalan yang lebih lebar MB dari sebelumnya.

Seperti diketahui, ruas jalan ini menghubungkan Kota Tasikmalaya menuju wilayah Bandung, Jabar, melewati Kab.Tasikmalaya dan Kab.Garut. Pekerjaan jalan antara titik Cintaraja hingga Kudang, melintasi persimpangan Cipasung.

Sekilas pekerjaan pelebaran membuat greget harap warga, bisa sampai titik pusat ibu kota Singaparna, Kab.Tasikmalaya. Selebihnya lagi bisa melewati simpul Alun-alun Singaparna. Sebab, di kawasan pusat kota Singaparna, dalam hari-hari selama ini dengan angka lalu lintas kendaraan padat.

Pelebaran jalan akan memberi efek ruas jalan provinsi ini lebih lebar, mengurangi kemacetan di ruas jalan sejak Bunderan Linggajaya, sampai Singaparna. Dan, selama ini akrab menjadi pemandangan. Terutama pada pagi dan sore hari. Di masa pegawai pemkab dari arah Kota Tasik menuju arah kantor atau pulang kerja. Bersamaan dengan mobilitas pekerja lain serta angkutan umum.

Namun ikhwal, kelanjutan pelebaran jalan ini penjelasan Kepala Seksi Pembangunan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jabar, H. kustoyo, S.T, sementara ini dalam persepsi belum bisa dilanjutkan. “Di tahun anggaran ini, ya hanya sampai titik Kudang itu sejak Cintaraja”, jelasnya Kamis (14/10) ditemui usai sholat lohor.

Demikian juga dengan proyeksi kelanjutan pekerjaan di tahun 2022, pihaknya masih belum bisa memastikan. Dalam draft RKA yang sempat lihat, usulan kelanjutan pelebaran ini sementara sampai sekarang tak masuk. “Kita sih sudah usulkan, cuma kan positifnya di soal anggaran juga”, bahas Kustoyo.

Pernyataan dia lagi, berdasar informasi yang sementara diketahuinya, peluang kelanjutan pekerjaan pelebaran jalan provinsi ini di tahun depan, masih dalam pembahasan, di tengah fokus pemprov Jabar ke penyelesaian program garapan unggulan yang tertunda. “Sementara, kita belum dapat kepastian. Tapi ini sifatnya masih dalam bahasan. Bisa saja berubah. Kita hanya mengusulkan dan menunggu”, jawabnya ketika ditanya. (Tom)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed