Pada UPTD Jalan dan Jembatan Wipel V : Memperlancar Semua Pihak Adanya Ahli Teknis Jembatan Darurat Bailey

TASIKMALAYA|Pelita Online| Ditangani tenaga ahli dan didukung peralatan memadai yang ada pada UPTD Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V, tak pelak membuat paket pekerjaan baik Pembangunan maupun Penggantian jembatan Tahun Anggaran (TA) 2021 berjalan secara signifikan. Terutama paket pekerjaan yang membutuhkan jembatan sementara dengan konstruksi bailey.

Hal tersebut dibenarkan Ridwan S Lesmana selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan dan Penggantian Jembatan UPTD Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V, saat dikonfirmasi pelitaonline.co.id Senin (28/6/2021) di kantornya.

Dikatakannya, meskipun jembatan bailey bersifat sementara selama dalam proses pekerjaan, namun dalam teknis pemasangan haruslah benar-benar oleh tenaga ahli yang telah bersertifikasi. Alhamdulillah, di UPTD Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V ada 6 orang yang telah mengukuti pelatihan dan mendapat sertifikasi.

Dengan demikian, bagi pihak Penyedia Jasa yang mendapat pekerjaan di UPTD Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V TA 2021 sekarang ini baik yang mendapat paket pekerjaan Pembangunan maupun Penggatian Jembatan dan tidak memiliki ahli teknis konstruksi bailey bisa pemasangannya meminta bantuan pihak kita. Selama kebutuhannya untuk paket proyek dalam wilayah kerja kita sendiri, tambah Ridwan.

Untuk lebih jelasnya, siapa saja staf maupun karyawan yang telah mendapat sertifikasi teknis pemasangan bailey, Ridwan menyarankan tanya dengan PPK Rehabilitasi Jembatan dan Pemeliharaan Berkala, mungkin beliau tau satu-persatunya, kata Ridwan.

Ditemui diruangan terpisah, Didi ST selaku PPK Rehabilitasi Jembatan dan Pemeliharaan Berkala UPTD Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V mengatakan, sepengetahuan saya pada UPTD Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V yang telah bersertifikasi Teknis Pemasangan dan Pembongkaran Jembatan Bailey tersebut diantaranya. Yayat Ruhiyat, Bambang, Ato, Junaedi (alm), Soleh Setiawan dan Solihin, papar Didi.

Dikatakan Didi, dengan adanya ahli teknis pemasangan dan pembongkaran jembatan bailey tersebut, ini sangat memudahkan dan menguntungkan sekali bagi semua pihak. Baik bagi masyarakat pengguna jalan tanpa harus harus menghambat Penyedia Jasa dalam melaksanakan pekerjaan pokoknya, tandas Didi.

Sementara secara terpisah, Yayat Ruhiyat yang juga Kepala Satuan Pelayanan Pengelolaan Jalan dan Jembatan (KSPPJJ) 1 mengakui kalau sertifikat Teknis Pemasangan dan Pembongkaran Jembatan Bailey yang dikantongi tersebut langsung ditandatangani oleh Ir. A. Koswara.M.P selaku Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jabar dan Djajadi Susanto selaku Direktur PT. Duta Hita Jaya, aku Yayat dengan bangga. (TOM).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *