TASIKMALAYA|PELITA ONLINE|Memiliki lahan yang luas 3,5 haktare dan telah bersertifikat, tak pelak membuat Dinas Pendidikan Provinsi Jabar merencanakan Pembangunan Kantor Cabang Dinas Wilayah XII Provinsi Jabar di lahan milik SMAN 10 Kota Tasikmalaya, tepatnya samping kiri sekolah.
Menerangkan keberadaan lahan, yang bakal dibangun kantor KCD Pendidikan Wilayah XII. Wakasek Bagian Kurikulum Ari Wawan D, mewakili Kepala Sekolah SMAN 10 Dr. H. Yonandi. S.Si.MT menerangkan tak nyangka-nyangka kalau kantor KCD Pendidikan Wilayah XII dicanangkan pembangunannya disamping SMAN 10.
Ditanya bagaimana dengan perasaannya akan berdampingan dengan KCD Pendidikan, “Tentunya ya senang bersebelahan dengan KCD Pendidikan. Untuk kami, civitas SMAN 10 khususnya dan warga masyarakat Mangkubumi Kota Tasikmalaya pada umumnya merasa terangkat sekali akan berdirinya bangunan kantor KCD Pendidikan disini,” jawabnya sembari tersenyum, saat diwawancara Pelita Online di ruang kerjanya, Senin (21/3).
Yang tak kalah penting lagi, program-program maupun kecepatan akses informasi lebih cepat lagi. “Maksudnya, kecepatan
akses itu misalnya pemberkasan dan administrasi lainnya. Soalnya KCD Pendidikan-nya disini,” ujar Ari bangga.
Otomatis pula, dengan kantor KCD Pendidikan disini SMAN 10 akan lebih terkenal dan diketahui masyarakat luas. Karena selama ini SMAN 10 ini merupakan sekolah yang paling akhir. Sehingga banyak masyarakat yang masih awam dengan keberadaan SMAN 10 ini.

“Jadi intinya promosi yang tersirat,” tambah Wakasek yang masih berusia 35 tahun ini.
Memperkuat keberadaan kantor KCD Pendidikan Wilayah XII akan berdiri di samping SMAN 10, Kasubag TU KCD Wilayah XII, Aan Nugraha yang juga selaku PPTK Pembangunan membenarkan, kalau dalam waktu dekat ini pihak akan segera melaksanakan pembangunan.
Rencananya, pembangunan kantor KCD Wilayah XII ini dibangun tiga lantai di atas lahan 1000 m2 yang lengkap dengan fasilitas parkir, ujar Aan.
“Saat ini kita tengah masih menunggu proses lelang nya, mudah-mudah akhir bulan Maret ini kelar,” harap Aan.
Adapun besaran anggaran, menurut Aan berkisaran Rp 6,6 miliar, namun nilai itu bisa saja berubah setelah proses lelang selesai nanti, katanya. |tommy riyaldi|










