oleh

Dika Ambiya Rahman dan Qyara Maharani Putri, Lolos Seleksi Capaska ke Tingkat Nasional

BANDUNG|Pelita Online| – Dua orang peserta Seleksi Calon Anggota Paskibraka (Capaska) Tahun 2021 Tingkat Provinsi Jawa Barat, Dika Ambiya Rahman utusan dari Kabupaten Bogor dan Qyara Maharani Putri dari Kabupaten Garut berhasil lolos ke Tingkat Nasional. Hal tersebut, dikatakan Ir. Ade Rohmadya, Kepala Seksi Kepeloporaqn Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Barat

Dikatakan Ade, peserta kegiatan Seleksi Calon Anggota Paskibraka ini diikuti 81 orang wakil dari 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat, tapi kata Ade ada beberapa Kabupaten tidak mengrimkan wakilnya karena satu dan lain hal. “Dengan demikian jumlah peserta yang hadir pada kegiatan tersebut sebanyak 78 orang dari 26 Kabupaten/Kota di Jabar,”katanya.

Dijelaskannya, kegiatan seleksi ini dimaksudkan untuk menyeleksi para capaska yang akan melaksanakan tugas pengibaran bendera pusaka pada puncak acara peringatan HUT RI ke 76 pada tahun 2021 Tingkat Provinsi Jawa Barat. Tentunya untuk mendapatkan 36 orang calon peserta dan dua orang wakil untuk ke tingkat nasional, peserta harus memiliki kemampuan, keterampilan dan kepantasan dalam melaksankan tugas sebagai anggota paskibraka

BACA JUGA  Dampak Copid 19, Kadin Jabar Bersafari Berikan Bantuan Untuk Pekerja Buruh

Menurut Ade, tim juri seleksi yang bertugas dalam kegiatan ini terdiri dari unsur TNI sebanyak 12 orang, tim psikotes sebanyak 5 orang tim wawancara 4 orang dari unsur PPI Jabar dan TAJJ serta tim pengujimkesenian dari Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung. “Sedaqngkan materi yang diujikan yaitu Parade, PBB, Psikotest, Samapta atau Jasmani Kesehatan dan Kebugaran, Wawancara, Kesenian Daerah dan Pengetahuan Umum,”ujar Ade

BACA JUGA  JAMBORE PETANI MUDA 3 PT PETROKIMIA GRESIK  

Ade mengatakan, kegeiatan seleksi yang digelar selama 3 (tiga) Hari dari Tanggal 6 s/d 9 April 2021 bertempat di Rindam III Siliwangi Jalan Manado Bandung ini dilaksanakan sangat ketat menerapkan standar protokol kesehatan untuk menghindari pandemi covid 19. “Bahkan penerapan prokes dimulai dari Kabupaten/Kota pengirim calon peserta kegiatan. Dengan harapan sampai berakhir kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan yang berarti dan tidak menimbulkan sesuatu yang tidak kita inginkan,”imbuhnya. (cak)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed