oleh

Desa Menang Raya Mendapat Pemimpin Dari Kalangan Generasi Milenial, Cerdas, Kreatif, dan Inovatif

PEDAMARAN,|PELITA ONLINE| – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komring Ilir (OKI), yang digelar pada tanggal 12 Oktober 2021 sudah selesai dilaksanakan. Walaupun, dibeberapa desa masih menyisahkan berbagai permasalahan. Namun, secara umum pelaksanaan Pilkades di Kecamatan Pedamaran yang diikuti sekitar 10 desa ini, dapat berjalan lancar.

Dari pantauan pelitaonline.co.id dilapangan, permasalahan yang terjadi di Pilkades Kecamatan Pedamaran, dinilai masih dalam koridor dinamika perpolitikan ditingkat desa. Sebab persoalan yang mengemuka, selain ketidak jelian panitia dan saksi-saksi dari masing-masing calon dalam memaknai tatib, juga masih terdapat adanya politk uang dan intimidasi yang dilakukan oleh tim sukses calon.

Lain halnya, dengan desa Menang Raya, Desa yang terletak diujung Kecamatan Pedamaran ini, dalam proses pelaksanaannya adem-adem saja, bahkan tidak terdengar suara miring yang bernada protes. Inilah bukti bahwa masyarakat desa Menang Raya sudah cerdas dalam menentukan pemimpin. Seteril dari politik uang, karena masyarakatnya  lebih mementingkan figur dari pada uang. Semoga kedepan model atau pola desa Menang Raya, dalam menerapkan pesta demokrasi dapat menjadi contoh dan diikuti oleh desa-desa lainya di wilayah kecamatan Pedamaran.

Desa Menang Raya dibursa Pilkades 2021-2027 tercatat ada (4 orang) kandidat calon yang mencalonkan diri.  Dari keempat calon itu, semua putra-putra terbaik dari desa Menang Raya, mereka diantaranya adalah Rian Syaputra, dari kalangan anak muda, Suparedy (incamben) Golkariadi dan M Kukuh.
Dalam perhitungan sementara di TPS Rian Syaputra, dari nomor urut 1 memperoleh suara terbanyak yang cukup signifikan dibandingkan dengan calon lainnya.

Dalam orasi kemenanganya, Rian begitu mengebu-ngebu untuk menenangkan masa pendukungnya, agar tidak perlu euforia menerima kemenangan ini. ” Kita tetap tenang jangan jumawa jangan sombong dulu, karana ini baru hasil pengitungan per TPS belum ada pernyataan pemenang suara terbanyak dari panitia. Tapi patut kita syukuri dengan ucapan alhamdulillah, nomor urut 1 sore ini mendapat suara terbanyak,” tegas Rian.

Rian mengakui, inilah fakta bahwasanya masyarakat Desa Menang Raya sudah cerdas masyarakat Menang Raya sudah menolak kebodohan. Hari ini ujar Rian, hari  kemenangan masyarakat Menang Raya. Bukan kemenang nomor urut satu bukan kemenangan nomor urut dua, tiga, dan empat, tapi ini kemenangan seluruh masyarakat Menang Raya. “Oleh karena itu, saya tegaskan agar masyakarat tetap tenang sabar sambil menunggu proses yang sedang berjalan.” Teriaknya..yang disambut gegap gempita oleh masyarat pendukunganya,.

Emas Hitam Yang Terpendam

Salah seorang tokoh masyarakat desa Menang Raya juga sebagai Tim Koordinasi dan Monitoring Pelaksanaan Pilkades serentak di Kecamatan Pedamaran Listiadi Martin, mengatakan Menang Raya area pengembangan  status the facto-nya adalah ibu Kota Kecamatan Pedamaran.

Menurut Listiadi, kedepan memang Desa Menang Raya butuh figur leadershif yang demokratis, inovatif, karena statusnya memang perlu menampilkan tipe dan style yang berkwalitas penuh peradaban modern tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur dan jati diri desa yang penuh nuansa musyawarah, gotong royong dan kekerabatan.

Dikatakanya, pondasi yang paling mendasar peningkatan SDM, aparatur, dan penggalangan potensi ekonomi yang diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Potensi ekonomi primadona Desa Menang Raya salah satunya mengambil alih danau alam reservaat. Seperti Teluk Rasau utuk diolah, oleh BUM Desa sebagai Objek Agro wisata dan pengembangan budidaya perikanan air tawar. Sungguh emas hitam yang terpendam di Desa Menangraya perluh sentuhan jiwa-jiwa muda yang kreatif,”tutur Listiadi kepada pelitaonline.co.id (Chakok.Lelet)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed