oleh

Bangunan Toilet SMAN 25, Sekelas Toilet di Hotel Berbintang

BANDUNG, | Pelita Online |– Kepala Bidang Pendidikan Menengah Atas (Kabid) PMA Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat, Ir. Yesa Sarwedi Hami Seno, mengatakan, program bantuan Dana Alokasi Khusu (DAK) dalam tahun anggaran 2020, yang diperuntukan untuk pembanguan ruang kelas baru (RKB) dan rehabilitasi ruang kelas, tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Jawa Barat, semua sudah selesai. Disdik Jabar, tinggal menunggu laporan dari pihak sekolah.

“Dari jumlah sekolah yang menerima bantuan DAK, untuk sarana fisik memang ada beberapa sekolah yang belum memberikan pelaporan. Insya Allah, minggu ini semua sekolah sudah melaporkan. Karena ini merupak bentuk tanggungjawab dari penerima manfaat. Dalam hal ini sekolah. Oleh karenanya pihak sekolah segera melaporkan kondisi akhir pekerjaan.”tegas Yesa.

Kembali Yesa menegaskan, bahwa petunjuk organisasi DAK bidang fisik, merupakan pedoman yang harus di patuhi. ” Karena tujuan fisik DAK ini, sangat jelas untuk memenuhi kebutuhan prasarana dan sarana pendidikan sesuai Standar Nasional Pendidikan ( SNP), pada setiap satuan pendidikan,” kata Yesa, saat ditemui di Kantornya Jalan DR Rajiman N0 6 Bandung belum lama ini

BACA JUGA  Dedi Supandi : Penting Rencanakan Anggaran Secara Berurutan

Dia menambahkan, sasaran program DAK untuk fisik pendidikan adalah satuan pendidikan yang telah ditetapkan melalui mekanisme yang berlaku sebagai penerima prasarana dan sarana. Sementara, Kepala SMA Negeri 25 Kota Bandung Hj. Siti Nurmala, S.Pd.,M.MPd, mengatakan, untuk bantuan DAK tahun 2020, pengerjaannya sudah selesai hanya tinggal penyerahan,

 

Toilet SMAN 25

Dikatakan Mala, bahwa bantuan DAK lanjutan Tahun 2020 ini, SMAN 25 mendapat bantuan sebesar Rp. 823.100.000. “Dengan rincian Rp. 439.920.000,- Juta, diperuntukan untuk rehabilitasi 3 ruang kelas dan Rp. 383.180.000 diperuntukan untuk 2 paket toilet siswa/siswi,”ujar Nurmala, pada saat ditemui di ruang kerjanya Rabu (23/12/2020).

BACA JUGA  Gubernur: Proses PPDB di Jabar Tidak Boleh Mencederai Rasa Keadilan.

Menurut Mala, selain bantuan sarana fisik rehab ruang kelas, SMAN 25 dalam tahun anggaran 2020 ini, menerima bantuan pengadaan dari DAK berupa 2 Paket Komputer, sedangkan 1 paketnya ada 20 unit komputer. Jadi semuanya 40 unit komputer. “Alhamdulillah, kompternya sudah dapat dimanfaatkan proses belajar dalam bentuk daring oleh siswa/siswi. Terutama siswa/i daerah didekat sekolah yang kebetulan mereka yang tidak mempunyai handpone,”ungkapnya.

Tentunya kata Mala, pihak sekolah banyak mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat maupun daerah terutama kepada pihak Disdik Jabar, yang telah memfasilitasi bantuan DAK baik untuk fisik maupun pengadaan peralatan yang dapat menunjang program belajar siswa. “Harapan kami, karena masih ada beberapa ruang kelas serta bangunan lainnya yang memang perlu diperbaiki, maka untuk tahun 2021,  SMAN 25 berharap bisa dialokasikan kembali,”harap Mala (cak)

 

 

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed