Tadinya Ruang Kelanya Biasa- Biasa Saja, Adanya DAK, Sekolah terlihat Mewah

BANDUNG, | Pelita Online |-Inovasi dan penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pembangunan infrastruktur sangatlah penting. Selain menjadi salah satu prioritas, insfrastruktur dinilai sebagai pendorong lajunya pertumbuhan ekonomi nasional.
Oleh karena itu, pemerintah selalu mengingatkan untuk pengembangan SDM dan insfrastruktur peranannya sangatlah penting dan strategis, terutama dalam.upaya meningkatkan daya saing. Karena infrastruktur juga sebagai prioritas kebijakan pembangunan nasional.

Hal itu, dibenarkan oleh Ade Suryaman, Kepala Sekokah (Kepsek) SMAN 27 Kota Bandung. Menurut dia, pembangunan insfrastruktur dan pengembangan SDM, sebuah mekanisme untuk mensingkronisasikan program-program pelayanan.
“Apalagi dibidang pendidikan,sebagai seorang tenaga kependidikan pelayanan merupakan modal utama. Dengan pelayanan yang baik, didukung oleh insfrastruktur yang bagus kenyamanan siswa/siswi dalam proses belajar mengajar akan lebih terjamin, “ujar Ade, kepada pelitaonline.co.id Rabu (23/12/2020).
Dalam perjalanan karirnya sebagai tenaga kependidikan, Ade Suryaman diawali menjadi Wakil Kepala Sekolah di SMAN 20 Kota Bandung, kemudian diangkat menjadi Kepala SMAN 6, setelah mengembangkan karirnya di SMAN 6, Ade Suryaman dirotasi ke SMAN 10.
Dikatakan Ade, semenjak di SMAN 6 itulah Ade banyak mengenal atlit siswa pelajar berprestasi, baik tingkat nasional maupun internasional. “ Karena di SMAN 6 salah satu sekolah di Kota Bandung yang memproritaskan bagi atlit pelajar yang menimba ilmu disana,”kata Ade.
Kini, Ade Suryaman menjabat Kepala Sekolah SMAN 27 Kota Bandung, baru satu semester dia menjadi Kepsek SMAN 27, ide dan niat untuk membangun sudah tersirat didalam benaknya.

Kepsek SMAN 27 Ade Suryaman, Meperlihatkan Pembangunan Toilet Sekelas Hotel Bintang 4

Ade mengatakan, tahun anggaran 2020 SMAN 27 mendapat Bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) sekitar Rp 1 Miliar lebih. Dengan rincian untuk membangun Ruang Kelas Baru (RKB) sebagnya 3 Unit dengan total anggaran sebesar Rp. 799.860.000. Dan 2 unit pembangunan toilet dengan total anggaran sebesar Rp. 383.180.000, waktu pelaksanaan 90 hari kalender. “Alhamdulillah, pengerjaannya dikerjakan secara swakelola ini sudah hampir 95 persen selesai. Muda-mudahan, dalam minggu-minggu ini semuanya sudah rampung,”paparnya.

Seiring dsengan hal itu, kami dari pihak sekolah tentu banyak mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat dan daerah, terutama kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat, yang telah memfasilitasi sekolah untuk mendapatkan bantuan program DAK. Adanya DAK yang tadinya ruang kelasnya baiasa-biasa kini terlihat mewah.

Disamping itu, Ade Suryaman, akan menata dan memanfaatkan luas lahan sekolah yang diperkirakan ada sekitar, 3,8 hektar. Terlihat kondisinya saat ini sangat memprihatinkan, perlu ada perbaikan terutama dalam penataan saluran air, karena kalau tidak diperbaiki lingkungan sekolah akan menjadi kumuh dan ketika turun hujan otomatis akan menjadi genangan air yang meng-akibatkan nyamuk berterbangan

Namun, kata Ade, untuk memperbaiknya diperlukan anggaran yang cukup besar. Kedepan, insya allah, bersama komite sekolah, kami akan menisinergikan untuk memprogramkan perbaikan lingkungan sekolah. Sayang lahan luas tidak dimanfaatkan dengan baik, Untuk agrobisnis seperti menanam sayur-sayuran, cabe, kangkung, dibuatkan kolam ikan itu semua akan mendorong siswa dalam kegaiatan kewirausahaan.

Selain itu, kata Ade tidak lala pentingnya untuk meningkatkan SDM tenaga kependidikan. “Proses pembinaan dan pelatihan guru dan tata usaha terus dikembangakan. Upaya tersebut tidak lain untuk meningkatkan mutu disekolah dan memberikan pelayanan yang baik untuk anak didik,”tuturnya. (cak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *