TASIKMALAYA|Pelta Online|Penyuluh dalam bidang pertanian memegang peranan yang sangat penting. Dalam upaya memberikan pelayanan tentang tata cara yang benar dalam bidang pertanian berkolaborasi dengan tenaga ahli dibidangnya, dan pakar-pakar pertanian hingga tidak ada yang tidak dapat teratasi.
Namun tugas pokok dan fungsi penyuluh ini sering disepelehkan bahkan beberapa orang menganggap bahwa penyuluh itu petugas yang hanya membantu petani untuk mendapatkan kucuran bantuan pemerintah.
Padahal penyuluh tak ubahnya seorang dokter siap memberikan penjelasan kepada siapa saja yang ingin berkonsultasi terkait bidang pertanian. Itulah tugas penyuluh dalam menjalankan tupoksinya.
Dan itu wajib dilayani dan diberikan penjelasan, serta pembinaan lebih lanjut selama itu permintaan petani. Baik itu petani yang telah tergabung dalam kelompok tani, maupun secara pribadi asal sesuai jadwal dan perjanji yang telah ditentukan.
Demikian dikemukakan Andang Hidayat, koordinator Penyuluh Perkebunan dan Holtikultura pada Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kota Tasikmalaya, saat diminta konfirmasinya oleh Pelita Online, Senin sore (3 Agustus 2020) di ruang kerjanya.
Dikatakannya, dalam wilayah kota Tasikmalaya ini, penyuluh yang dibawah koordinasinya terdapat 4 BPP (Balai Penyuluhan Pertanian) yang membawahi 64 orang PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) yang terdiri dari 42 orang telah berstatus PNS dan 22 masih berstatus THL.
Adapun 4 BPP yang ada dibawah koordinasinya. Diantaranya BPP Cipedes, Kawalu dan Bungursari/Indihiang, jelas Andang yang mengakui cukup lama juga menjalankan tugas sebagai penyuluh lapangan.
Jadi kesimpulannya, jika fokus dokter adalah untuk menyembuhkan penyakit yang diderita pasien, maka fokus penyuluh adalah memenuhi kebutuhan para petani dalam wilayah kerjanya selama dibutuhkan dan diminta konsultasi oleh para petani. Tak terkecuali petani profesional yang tergabung dalam kelompok tani, maupun hanya petani rumahan/pribadi, ujar Andang.
Kalaupun ada penyuluh, yang telah diminta oleh para petani, dan yang bersangkutan dalam keadaan berhalangan, itu akan digantikan dan diberikan penjelasan oleh penyuluh lainnya. Kecuali hari Rabu, karena hari Rabu adalah hari dimana penyuluh melakukan koordinasi atau melaporkan hasil kerjanya dilapangan ketingkat BPP, jegas Andang. (ToM)









