oleh

Rafael Situmorang : Pemprov Jabar Sebaiknya Lakukan Akselerasi Pemulihan Ekonomi

BANDUNG,|Pelita Online|- Dampak pandemi terhadap ekonomi masyarakat begitu terasa di semua sektor. Pemerintah Provinsi (Pemprov) sebagai daerah penggerak pemulihan ekonomi nasional dimasa pandemi covid-19. Maka Pemprov harus melakukan akselerasi pemulihan ekonomi bersama dinas-dinas terkait dan pemerintah kabupaten/kota di Jabar secara merata dan berkeadilan.

Anggota DPRD Jabar dari Fraksi PDI Perjuangan, Rafael Situmorang mengatakan Pemerintah Daerah Provinsi berkomitmen menciptakan kondisi wilayah yang kondusif bagi seluruh masyarakat Jawa Barat. Perwujudannya melalui Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Pelindungan Masyarakat serta penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah.

“DPRD Provinsi Jawa Barat, saat ini tengah menyiapkan revisi Peraturan Daerah (perda) Ketentraman dan Ketertiban (Trantib), yang di dalamnya akan disiapkan dasar hukum mengenai sanksi terhadap pelanggar protokol kesehatan dalam masa pandemi covid-19,”ujar Politikus PDI Perjuangan ini

BACA JUGA  Pansus IX Apresiasi Capaian UPTD PPSBR Dinas Sosial Jabar

Rafael mengungkapkan pandemi covid-19 ini merupakan tanggung jawab bersama. Bukan hanya pemerintah, namun juga masyarakat. Dengan adanya Perda ini kedisiplinan warga akan semakin tinggi. Dan aparat penegak hukum juga memiliki dasar dalam menegakkan aturan.

“Ketika Perda ini sudah diterapkan, maka akan ada tahapan terlebih dahulu. Antara lain, disosialisasikan, disimulasikan kemudian dipublikasikan di media masa,”ungkapnya.

Disinggung terkait anggaran Satpol PP, Rafael mengungkapkan pemerintah provinsi Jawa Barat menganggarkan untuk program Satpol PP sebesar 2,3 miliar sedangkan untuk penegakan perda nya hanya 200 juta. Padahal dalam penegakan perda ini untuk se Jawa Barat maka membutuhkan biaya lumayan besar. Tetapi pemerintah provinsi hanya menganggarkan 200 juta untuk penegakan perda.

BACA JUGA  Pemerintah Tak Maksimal Atasi Kebutuhan Vital Rakyat Akibat Pandemi, Rafael Segera Pelopori Gerakan Makan Gratis

“Satpol PP ini sebagai penegakan perda maka perlu anggaran yang tidak sedikit. Ini untuk se-Jabar bukan se- Kota atau Kabupaten,”tuturnya

Rafael berharap Gubernur Jawa Barat untuk mengevaluasi kembali anggaran pemulihan ekonomi akibat pandemi covid-19. Intinya harus tepat sasaran jangan sampai implementasinya tidak sesuai dengan tujuan pemulihan ekonomi akibat pandemi covid-19.

“Disamping itu juga, dengan pemberlakuan PSBB ataupun PPKM banyak masyarakat yang terdampak, hal ini yang perlu diperhatikan dibandingkan dengan pembangunan taman atau alun alun,”pungkasnya.

Rafael menyebutkan kami akan berupaya supaya implementasi Perda ini bisa berjalan dengan bijaksana. Jadi artinya tidak semata-mata merugikan masyarakat tetapi justru menguntungkan masyarakat. (elvin/adikarya)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed