CIANJUR, |Pelita Online| Pemilihan kepala desa (Pilkades) harus melahirkan pemimpin yang amanah sesuai dengan harapan rakyat atau pemilih.
Harapan itu, mengemuka dalam Diskusi Rutin Bulanan yang diselenggarakan
Konsorsium NGO Cianjur (YLBHC, DEWANKOTA, CLC, YAHI, PUSPIDA, P3EM dan eLSAD), Salasa, (28/06/2022), di Sekretariat LBH Cianjur, Jalan Siti Boededar, Kaum Cianjur).
Diskusi yang ketiga ini, mengambil Topik Dinamika Pilkades Serentak dengan melahirkan para nara sumber,
Jenal (Sekretaris DPC.APDESI Cianjur), Maulana Hadi (Wakil Ketua Umum PARADE NUSANTARA, Jawa Barat), Nurdin Hidayatulloh, SH, MH, (Praktisi Hukum), Ketua YLBHC (Ubun Burhanudin,SH).
Koordinator Program, Anton Johari, mengharapkan kegiatan Diskusi Rutin Bulanan ini, bisa menjadi bahan masukan bagi peserta, Panitia Pilakades, Eksekutif, Legislatif juga Yudikatif.
Menurut salah seorang narasumber, Jenal menyatakan Pilkades Serentak Cianjur, yang akan diselenggarakan 17 Juli 2022, di 77 Desa. Pilkades dengan kompleksifitasnya, harus dimatang dari Tahapan Persiapan juga Pelaksanaannya.
Sedangkan Maulana Hadi, mengemukakan, proses penyelenggaraan Pilkades berjalan sesuai dengan sebagaimana mestinya, dan harus berjalan dengan Kondusif.
Sementara itu, Nurdin Hidayatullah, mengatakan, Pilkades rawan dengan potensi Sengketanya, Regulasi Pilkades, harus diatur melalui Undang-Undang tentang Pilkades, juga aturan Perda dan Perbup harus mengacu sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan.
Salahsatu peserta, Ayah Salah seorang peserta diskusi Ayah Suhandi, dari HIKAPI (Himpunan Kades Purna Indonesia), mengusulkan agar persyaratan Pilkades, ditinjau kembali, khususnya bakal calon yang berdomisili dari luar desa.(Man Suparman).










