CIANJUR, |Pelita Online|- Bupati Cianjur, H. Herman Suherman, mengharapkan dengan dilaksanakanya Job Fair dalam memperingati Hari Jadi Cianjur Ke 345 dapat menurunkan angka pengangguran.
Harapan Bupati disampaikan oleh Asda Perekonomian Dan Pembangunan Setda Cianjur, H. Budi Rahayu Thoyib ketika membacakan sambutan Bupati Cianjur pada pembukaan Job Fair di Lapangan Prawatasari, Rabu (06/07/2022).
“Saya berharap melalui Kegiatan ini mampu menurunkan angka pengangguran. Alhamdulilah di tahun 2022 tingkat pengangguran
terbuka (TPT) mengalami penurunan menjadi 9,32% yang sebelumnya 11,05% (tahun 2020),” katanya.
Tahun ini Penyelenggaraan Job Fair diikuti oleh 42 perusahaan dengan jumlah loker lebih dari 3.000 loker berlangsung selama dua hati tanggal 6 dan 7 Juli 2022 Peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Cianjur, para peserta juga ada yang berasal dari kabupaten/kota tetangga.
Job fair digelar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Cianjur Ke-345.
“Dalam job fair ini ada sekitar 3.000 lowongan kerja yang disediakan 42 perusahaan peserta job fair,” ujar Budi Rahayu.
Dia kehadiran job fair dapat berimplikasi pada pengurangan pengangguran di Kabupaten Cianjur.
“Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Cianjur tahun ini mencapai 9,32%. Angka ini menurun dibandingkan tahun lalu yang mencapai 11,05%. Mudah-mudahan dengan adanya job fair ini, TPT di Kabupaten Cianjur semakin menurun,” ungkapnya.
Kepala Disnakertrans(Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi) Kabupaten Cianjur, Endan Hamdani, menjelaskan, job fair tahun ini diikuti 42 perusahaan, yang membuka sekitar 3.000 lowongan kerja.
Dari perusahaan sebanyak itu, lanjut Endan, sebanyak 36 perusahaan membuka lowongan kerja untuk ditempatkan di perusahaanya masing-masing yang lokasi di Cianjur, Bogor dan beberapa kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat. Sedangkan 6 perusahaan lainnya membuka lowongan kerja untuk ditempatkan di luar negeri.
Endan juga berharap kegiatan job fair tersebut dapat menurunkan angka pengangguran. “Ke depan saya berharap job fair seperti in
i dapat dilaksanakan dua kali setahun mengingat tingginya minat warga Cianjur untuk mencari kerja,” harapnya. (Man Suparman).










