Indahnya Penyembelihan Hewan Kurban Tradisional di Masa PPKM Darurat

BANDUNG,|Pelita Online|-Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, diperpanjang hingga 25 Juli 2021, namun walaupun demikian kegiatan menyembelih hewan kurban tetap jalan sebagaimana kebiasaan.

Di beberapa tempat di Kota Bandung pada umumnya, masih banyak warga menyelenggarakan kegiatan menyembelih hewan kurban secara tradisional, termasuk di Masjid Al-kautsar RW 10 Riung Bandung, Kelurahan Derwati Kecamatan Rancasari Kota Bandung telah melaksanakan penyembelihan hewan kurban di lapangan umum.

“Indahnya menyembelih hewan kurban secara tradisional, warga bisa ikut takbiran, anak-anak dari jarak jauh senang ikut menyaksikan pelaksanaan ibadah berkurban, walaupun diatur prokes yang sangat ketat” kata Ketua RW 10. Komplek Perumahan Riung Bandung Deni Slamet Riadi.

Koordinator Penimbangan Sholeh Karta Saputra, Tampak Sibuk Menimbang

Dikatakan Deni, RW 10 bekerjasama dengan DKM masjid alkautsar, tahun ini memotong hewan kurban sebanyak 27 ekor. 10 ekor sapi dan 17 ekor kambing/domba. “Ada penurunan sedikit dari tahun kemarin 11 ekor sapi dan 24 ekor kambing/domba. Alhamdulillah, ini juga dinilai sudah sangat baik.. Karena perekonomian masyarakat kita, saat ini sedang mengalami masa sulit,”ujar Ketua RW 10. kepada pelitaonline.co.id Kamis (22/7/2021)

Ibu-ibu Majelis Taklim, sedang mempersiapkan daging untuk didistribusikan

Ketua Panitia Pelaksana Penyembelihan hewan kurban, ustadz Agus Fahrudin, mengatakan, alhamdulilllah, pelaksanaan penyembelihan berjalan lancar, tidak ada hambatan.” Ini berkat adanya kekompakan dari panitia dan dukungan dari masyarakat dilingkungan RW 10. Dalam pelaksanaan penyembeliah hewan kurban yang dikoordinir oleh Ustadz Taufik Rahman, tidak ada kendala semuanyan lancar,”kata Agus Fahrudin.

Dia menambahkan hewan kurban, insya allah akan didistribusikan kepada para mudhohi, dan warga sekitar RW 10.(cak).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *