H. Erwin Minta Disdik Kota Bandung Dapat Mengakselerasi Perubahan Pola Pendidikan

BANDUNG,|PELITA ONLINE|- Dua tahun lebih dunia dihantam wabah Pandemi Covid 19. Bencana ini berdampak keberbagai segala sektor. Mau tidak mau pemerintah diberbagai belahan dunia melakukan berbagai upaya menyelamatkan semua sektor dan tatanan kehidupa rakyatnya.

Indonesia merupakan salah satu negara yang dapat dibilang sangat serius menghadapi wabah yang baru pertama ini dialami. Salah satu prioritas pemerintah adalah dunia pendidikan, yang relatif stagnan akibat wabah ini.

Untuk mengakselerasi kondisi ini, Menteri Pendidikan Kebudayaan dan Riset Teknologi, Nadiem Anwar Makarim , lewat perencanaan yang matang membuat program pendidikan yang berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Program ini diimplementasikannya dengan digelontorkan nya Triliun rupiah dana alokasi khusus ( DAK ) keseluruhan provinsi kab / kota se Indonesia. Khusus untuk TIK Tahun Anggaran ( TA) 2022

Lewat Permendikbud &Ristek RI No 3 Tahun 2022 Tentang Operasional DAK Fisik Bidang Pendidikan,yang didalamnya secara umum bertujuan untuk mencapai pendidikan yang berbasis asesmen secara nasional dengan didukung sarana pembelajaran berbasis teknologi informasi yang dapat langsung terintegrasi dengan kementrian lewat laman https://belajar.kemendikbud.go.id.
di Kota Bandung sendiri. Dak Fisik Bidang Pendidikan TA 2022 mendapatkan kucuran dana yang cukup signifikan dari pemerintah pusat. Yakni sebesar 39,5 miliar lebih.
Dana tersebut terbagi untuk Paud, 200 Juta Rupiah, SD 24,371 miliar rupiah, SMP 14,979 Miliar. Selain itu Kota Bandung Jugaengalokasilan dana pendidikan lewat Banprov dan Apbd Kota Bandung.

Menanggapi kucuran DAK 2022 untuk Kota Bandung Sebesar hampir 40 Miliar lebih,

Menanggapi rencana program pendidikan TA 2022, Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung, Erwin SE, kepada pelitaonline mengatakan agar Dinas Pendidikan Kota Bandung harus dapat mengakselerasi kondisi yang dialami dengan ketersediaan dana yang ada. Sehingga mutu pendidikan di Kota Bandung dapat meningkat. ” Wabah ini jangan terlalu dijadikan alasan terhambanya proses pendidikan di Kota Bandung, melainkan kita harus menemukan ruang terang ditengah keterbatasan ini.
Komisi D DPRD Kota Bandung yang membidangi Pendidikan dalam 2 tahun terakhir ini terus mendorong Disdik untuk menjaga mutu pendidikan dikota Bandung. termasuk lewat perjuangan persetujuan alokasi anggaran yang diperlukan Disdik Kota Bandung. Ujar Kang Erwin sapaan akrab sang dewan juga Ketua PKB Kota Bandung yang dikenal dermawan dan kharismatik ini.

Kang Erwin menambahkan pengelolaan dana pemerintah, baik pusat maupun daerah haruslah tepat guna, transparan dan output nya harus sesuai maksud tujuannya. Sehingga mutu pendidikan dikota Bandung dapat terus meningkat, karena ini menyangkut generasi dan masadepan Bangsa Ini ( Elvin Yos )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *