DKM Al-Kautsar : Saatnya Berbagi Bahagia Bersama Anak Yatim

RANCASARI,|PELITA ONLINE| Alhamdulillah, sebentar lagi kita akan masuk ke dalam Bulan Ramadhan 1443 H (2022 ) M yang penuh dengan rahmat dan kemuliaan. Hal ini, sudah menjadi tradisi setiap menyambut datangnya bulan suci berbagai acara pun digelar.

Seperti halnya Masjid Alkautsar RW10 Komplek Perumahan Riung Bandung Kelurahan Derwati Kecamatan Rancasari Kota Bandung, berbagai program akan digelar mulai dari Prgram Umum,  Silaturahmi Warga, Kultum, Remaja Masjid, Pengajian Bapak-bapak dan Program pengajian yang diselenggarakan Ibu-ibu  Majelis Taklim

Hal ini, diungkapkan oleh Ketua Dewan Kemakmuran Masjid ( DKM) Alkautsar Edi Rusyandi. Dikatakannya, hari ini Rabu 30 Maret 2022, bertempat di TPA Alkautsar DKM Alkautsar bekerjasama dengan MajelisTaklim mengadakan kegaiatanTarhib Ramadhan dan memberikan santunan untuk anak yatim.

Alhamdulillah, kegiatannya lancar. Untuk itu, atas nama pengurus DKM kami mengucapkan terima kasih kepada semua jamaha dan warga RW 10, yang telah banyak membantu dan mensuport acara tarhib ramadhan “Jazakalloh khoir. Semoga kita semua tambah  berkah dan menjadi amal kebaikan serta dimudahkan segala urusannya,”katanya.

Sementara Ketua Majelis Taklim Hj. Umi Neni Rachmaniah, mengatakan, santunan yang kita berikan untuk anak yatim dalam rangka tarhib ramadhan ini sebanyak 32 paket sembako, isi per paket mie instan, satu dus, beras 5 kg telur 1 kg dan minyak goreng 1 liter serta amplop untuk anak asuh 22 orang. “Alhamdulillah, amplop untuk anak asuh  rutin setiap bulan kita berikan sebanyak 20 amplop. Mulai bulan ini bertambah menjadi 22 orang. Sedangkan sumber dana dari shodaqoh subuh jamaha Alkautsar, dan paket sembako sumbangan dari salah seorang hamba Allah warga RT 06,,” tutur Umi Neni Bambang

Ketua RW 10 Deni Slamet Riadi, memberikan apresiasi kepada DKM dan Taklim Ibu-ibu atas terselenggaranya acara tarhib ramadhan ini. Sungguh sangat menyentuh hati kita semua. Betapa tidak, karena kondisi kita hari ini, masih dalam suasana diselimuti dampak pandemi covid 19 meskipun saat ini kita sudah transisi endemi. Namun, masih tetap dampaknya dirasakan oleh masyarakat, terutama masalah ekonomi. “Tapi Alhamdulillah, Alkautsar bisa menjawab semua ini dengan melalui donasi donasi dari jamaha dan warga RW10 yang sangat luar biasa membantu. Maka, kami hanya bisa berdoa semoga amal ibadah bapak/ibu dibalas berlipat oleh Allah SWT,”ucap Ustadz RW ini.

Drs Sholeh Karta Saputra, salah seorang tokoh masyarakat dilingkungan RW 10, menilai kegiatan tarhib ramadhan santunan untuk anak yatim yang dilaksanakan oleh Majelis Taklim dan DKM Alkautsar ini Subhanallah, begitu teramat istimewanya mereka. Sehingga, amat sangat disayangkan sekali sekiranya Ramadhan yang dipahami kemuliaan dan keutamaannya, berlalu tanpa kebaikan untuk mereka.

Anak-anak yatim, merupakan amanah Allah SWT yang dititipkan kepada kita, mereka adalah bagian dari potret hidup yang menggambarkan, bahwa sesungguhnya “sangat tidak nyaman” ketika seorang anak tidak memiliki ayah sebagai pelindung,”tutur mantan Guru SMAN 3 Kota Bandung ini.

Ketua DKM Alkautsar Ustadz Edi Rusyandi

Sholeh Karta Saputra meninta disela kegiatan tarhib ramadhan sebelum Ustadz Ali Idrus menyampaikan tausiahnya dia berkeinginan untuk memberikan sekapur sirih dengan logat Sundanya yang bertajuk

Mapag Sasih Ramadhan

Teu karaos waktos, yuswa hirup sareng kahirupan teh meni sakolepat sajorelat lir ibarat nafas sareng hirupna jalmi.
Dina raraga mapag sasih Ramadhan, mangga cuang silih sareng hampura bilih aya sabiwir hiji dosa – dosa urang sadaya, karaos oge nub teu karaos

Kunmargi kitu wening galih nu dipamrih. Jembar manah nu diteda rumaos sadayana seueur saur nu teu ka ukur, sareng teu ays bukurna ucapan anu pasalia tina tingkah paripolah anu teu merenah

Mugi ulah janten tunggul sirungan catang supaan bobot sapanon carang sapakan neda agung cukup lumur neda jembar hapuntena kasadayaa warga, ti warga ka warga Sihapuntenna lahir tinekaning batin.Sasih sya’ban bade amitan bade mulih deui. Sasih Ramadhan parantos mgagupayan ngahayap ngahiap – hiap, hayu atuh urang papag ku sadayana kalayan

ku ati sanubari anu wening bersih. Clak bodas clik putih singkirkeun bangbaluh kalbu sinareng amarah singlarkeun rereged dosa. Baketut teu pararuguh, haseum urawed baeud rarayna.
Cag, …hapunten tina samudaya kalepatan sadayana Tiluhur sausap rambut tihandap sausap dampal. Aamiin yaa Allah Yaa Robbal Aalamiin (cakdar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *