Diusia ke 79 th OKI Ada Sepuluh Penghargaan

OKI || Pelita Online|| HUT Ogan Komering Ilir ( OKI ) yang ke 79 tahun digelar melalui rapat paripurna diruang DPRD kabupaten OKI Jum,at ( 11/10 2024 ).
Rapat paripurna tersebut dibuka oleh ketua DPRD kabupaten OKI sementara yaitu Farid Hadi Sasongko, dalam sambutan nya dia mengatakan momen ini adalah merupakan momentum yang sangat penting ada nya untuk meningkatkan peran dan fungsi DPRD sebagai lembaga legislatif, oleh karena itu dia berharap agar dukungan dari berbagai stakeholder dapat berfungsi dan berperan aktif serta dapat memaksimalkan fungsi dan peran nya sebagai lembaga pemerintah, jelas nya.

Sementara itu PJ Bupati OKI Asmar Wijaya menyempaikan dalam sambutan nya, kabupaten Ogan Komering Ilir diusianya yang ke79 telah banyak meraih prestasi. Yaitu penurunan stanting dari 32 persen menjadi 15 persen ditahun 2023, penekanan angka pengangguran dari angka 3,75 persen menjadi 3,23 persen tahun 2023,
Juga selain dari itu ada juga pembangunan SDM atau IPM ( Indek Pembangunan Manusia) diangka70,80 lebih baik dari tahun sebelumnya sebesar 70,17, pertumbuhan ekonomi pada triwulan III 2024 tumbuh positif 5,02 persen secara year on year ( y-on-y ), pengendalian implasi juga dapat teratasi dari angka 1,66 persen dari bulan September 2024 dan bulan sebelumnya 4,92 persen periode Januari 2024.

Selain dari pada itu angka kemiskinan juga dapat ditekan dari angka 13,15 persen tahun 2023 menjadi 12,08 persen tahun 2024 juga kemiskinan ekstrim mampu ditekan menjadi 0,46 persen dari angka 4,44 persen.
Juga terjamin nya JKN Kesehatan juga lebih dari 763 ribu jiwa, tentu ini juga merupakan merupakan apresiasi dari berbagai pihak kesinergisan TNI dan POLRI , lembaga legislatif, lembaga peradilan, yang selalu berperan penting untuk kemajuan OKI, jelas nya.

Selain dari pada itu OKI juga mendapat 10 penghargaan dalam kurun waktu 9 bulan, diantara nya yaitu,

Predikat zona hijau pelayanan publik dari ombudsman RI, Pemda terbaik dalam kinerja pengelolaan dana alokasi khusus fisik ( DAK ), dana desa (DD), dan dana transfer di Sumsel, penghargaan penggunaan produk dalam negeri ( TKDN ), Opini wajar kinerja pengecualian dari BPK RI 13 tahun berturut -turut, lencana Bhakti inovasi Desa, penghargaan universal health comperage ( UHC ) dari wakil presiden RI, wahana Tata Negara (WTN ), katagori kota kecil, penghargaan pembinaan program kampung Iklim ( Proklim ), penghargaan penanggulangan AIDS, TBC, Malaria, Pemda yang dinilai komitmen mendorong Program Sawit Rakyat ( PSR ). jelas nya dengan tuntas, ( Rizal uban)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *