TASIKMALAYA,||Pelita Online||-Progres pekerjaan pembuatan gorong-gorong dan drainase ruas jalan Singaparna-Tasikmalaya dan ruas jalan Ir. H. Djuanda Kota Tasikmalaya secara keseluruhan sudah mencapai 50 persen hingga Senin 19 September 2022.
“Kita sudah masuk ke pelaksanaan crossing ruas jalan Singaparna-Tasikmalaya. Secara keseluruhan, telah mencapai progres kumulatif sebesar 50 persen, jadi kalau dihitung dari tanggal kontrak ada surplus progres,” kata Doris pelaksana proyek dari CV. Mitra Sarana Insani kepada Pelita Online di lokasi proyek, Senin (19/9/2022).
Menurut Doris, pihaknya saat ini masih crossing pekerjaan di bagian kiri ruas Singaparna-Tasikmalaya kalau dari Kota Tasikmalaya, atau tepatnya bundaran Linggajaya.
“Saat ini sedang melakukan penggalian pekerjaan dari bundaran sampai ke toko roti Lemona ke arah Singaparna,” katanya.
Doris menjelaskan, pembuatan gorong-gorong dan drainase ini nantinya akan terkoneksi kesatu jaringan pembuangan, yaitu ke gorong-gorong atau drainase yang ada di jalan SL.Tobing.
Harapannya, kata dia, nantinya setelah semua pekerjaan gorong-gorong dan drainase ini semua selesai dan terinstall dengan baik, maka kita pun akan segera kembali meratakan badan jalan yang terdampak pembuatan gorong-gorong dan drainase. “Targetnya dalam waktu dekat ini sudah dapat kita muluskan bekas penggalian pembuatan gorong-gorong dan drainase, karena itulah pekerjaan intinya,” ucapnya.
Secara keseluruhan, pekerjaan yang dilaksanakan CV. Mitra Sarana Insani antara lain 80 meter pembuatan gorong-gorong dengan menggunakan box culvert berukuran 1×1 meter.
Selanjutnya 400 meter pembuatan drainase dengan U-ditch berukuran 60 × 60, jelas Doris. |tommy riyaldi|





