Panitia Seminar Menyepakati 1764 Sebagai Hari Lahir Marga Danau

PEDAMARAN,||Pelita Online||- Setelah diputuskan hari lahir Marga Danau jatuh pada tanggal 27 September 1764, oleh panitia dan narasumber seminar (sedeka besak)
yang dilaksanakan di Balai Desa Pedamaran III Kamis (15/9/2022), kini tim panitia sudah siap-siap untuk menyusun buku Sejarah Marga Danau.” Insya Allah tiga bulan kedepan dari sekarang buku sejarah marga danau akan segera di launching, “kata salah seorang dari panitia yang mengirimkan relese ke redaksi pelitaonline.co.id

Gelaran seminar (sedeka besak) yang melibatkan 5 orang narasumber diantaranya H. Engga Dewata, S sos, H. Saibi tokoh adat dari Tanjung Batu, Dr Dedi Irwanto Muhammad Santun, SH MH, Ahmadi Ilyas, SE.M.si , dan DR Sumardi Sanry, yang dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat dan para perantau Pedamaran ini, berjalan lancar dan sukses.

Dalam siaran pers-nya yang dikirim via pdf oleh Listiadi Martin, menyampaikan bahwa panitia telah menyepakati hari lahir marga danau ditetapkan pada tanggal 27 September 1764. Dan mengenai asal usul keturunan nenek moyang masih ada beragam argumentasi.” Namun telah mengerucut tiga hal. Yaitu nara sumber Saibi Habri, menyampaikan bahwa Pedamaran ada garis keturunan Suku Penesak yang penyeberannya di Sumatera Selatan, terdapat ditiga Kabupaten Banyuasin, Kab Muara Enim, Ogan Ilir dan Kab Ogan Komring Ilir (OKI) yaitu Pedamaran,” paparnya.

Lain halnya dengan narasumber DR Dedy Irwanto. M Santun SH MH, menyampaikan bahwa asal usul marga danau bukan dari mana dan tidak kemana-mana. Dedy berargumen bahwa Pedamaran berasal dari daerah danau itu sendiri.

Sedangkan 3 pendapat lain dari peserta diskusi mengatakan Pedamaran ada keturunan Jawa dan suku lainya. Namun, terkait dengan asal usul keturunan lebih lanjut akan ditelusuri dan dikaji oleh tim teknis berbagai referensi yang layak dijadikan pertimbangan.

Tindak lanjut dari seminar ini dari hasil seminar ini akan disusun buku sejarah marga danau oleh tim penyususun.
“Mulai dari perencanaan pelaksanaan seminar adanya kekurangan dan kelemahan kealfaan agar dapat dimaklumi oleh berbagai pihak. Apresiasi dan ucaoan terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah berkontribusi baik moril maupun materil,”ungkapnya (Cakdar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *