BANDUNG| PELITA ONLINE|- Pada minggu kedua bulan Januari 2022, Dinas Kesehatan Kota Bandung mencatat ada 174 angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Jumlah tersebut diperkirakan bakal mengalami peningkatan seiring bertambahnya laporan dari setiap fasilitas kesehatan hingga pekan ke-4 Januari 2022.
Meski sampai saat ini belum ada laporan kasus kematian akibat DBD, masyarakat diminta waspada akan penyebaran DBD tahun ini, ujar Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Bandung, Rosye Arosdiani, di Balai Kota Bandung.
Merespon hal tersebut, berbagai kalangan warga masyarakat yang diwakili RT/RW nya, Banyak yang meminta didaerahnya dilakukan Fogging ( Pengasapan) guna menekan pertumbuhan penyebaran nyamuk demam berdarah.
Namun ada juga beberapa RW yang menyayangkan bahwa pelayanan pengasapan DBD di puskesmas dikenakan biaya 1,2 sampai 1,5 juta rupiah. Tentunya hal ini sangat memberatkan warga.
Merespon hal tersebut, Ketua GARDA BANGSA Kota Bandung Asep Mulyana mengatakan bahwa sudah sejak beberapa bulan lalu GARDA BANGSA Kota Bandung selalu melakukan penyemprotan didaerah yg warganya meminita di Fogging. Terutama didaerah yang telah ada kasus DBD berdasarkan laporan faskes setempat.

” Penyemprotan DBD yang dilakukan GARDA BANGSA Kota Bandung seratus persen gratis, tanpa biaya apapun dan dilakukan secara profesional dengan obat resmi dari Dinkes Kota Bandung” tegas Asep Onon sapaan akrab sang ketua GARDA BANGSA tersebut
Seperti hari Kamis ini GARDA BANGSA KOTA BANDUNG Melakukan Penyemprotan didaerah RW 02 Sukapura Kecamatan Kiaracondong. Kemudian Minggu nanti rencananya Akan dilakukan juga hal yang sama di daerah Geger Kalong.
“Memang belakangan ini GARDA BANGSA yang merupakan lembaga otonom Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) kebanjiran permintaan Fogging dari warga se kota Bandung, untuk itu saat ini GARDA BANGSA lebih fokus pada kegiatan Fogging.”
Asep Onon yang didampingi Bro Cucu dilokasi penyemprotan menerangkan bahwa GARDA BANGSA Kota Bandung memiliki dua alat Fogging, sehingga dirinyaembentuk dua tim penyemprotan DBD. Semoga apa yang dilakukan GARDA BANGSA dapat bermanfaat bagi masyarakat dan sebaran kasus DBD dikota Bandung dapat menurunkan sampai nol persen, harapnya. (Elvin Yos)





