Shalawat Nabi Muhammad SAW Menggema di Masjid Alkautsar

BANDUNG,| PELITA ONLINE|– Di-awali dengan shalawat nabi yang dilantunkan oleh Ustadz Ali Idrus, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Alkautsar Komplek Perumahan Riung Bandung RW 10 menggema. Ini merupakan bukti kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW, kata Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Alkautsar Riung Bandung Edy Rusyandy.

“Semoga dimomen maulid nabi yang kita gelar pada Sabtu malam  (23/10/2021) ini, kita senantiasa selalu mendapat wasilah dari keteladanan seorang Rasul Nabi Muhammad SAW. “Sebagai seorang muslim, pasti kita semua sepakat, bahwa tidak ada manusia yang paling baik akhlaknya selain baginda Nabi Muhammad S.A.W,” tutur Ketua DKM Alkautsar  yang akrab disapa Ustadz Khobir ini.

“Menurut dia, tidak ada sesuatupun yang dapat mengecilkannya, karena beliau telah dibesarkan oleh Zat Yang Paling Besar. Keindahan akhlaknya dapat melembutkan hati yang keras dan beku, sehingga risalahnya dapat tersebar keseluruh penjuru dan diterima oleh setiap hati yang merindukannya.

Ketua RW 10, Deni Slamet Riadi, dihadapan jamaha masjid alkautsar dalam.sambutannya, menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada warga masyarakat dan tamu undangan lainnya yang dapat memghadiri acara maulid nabi ini. Dikatakan Deni, bahwa kurang lebih dua tahun kita di krangkeng oleh virus corona.

Malam ini, dimomen Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, alhamdulillah, dengan tetap tidak mengabaikan prokes kita hadir bersama untuk menggelorakan peringatan maulid nabi. Ini suatu bukti kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW.” Oleh karena itu, kepada pengurus DKM, bersama  Ibu-ibu dari Majelis Taklim Alkausar kami sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegian ini. Insya Allah, nanti kita akan mendemgarkan tausiah dari  almuqarom KH. Misbahul Falah,” kata ustadz RW ini.

Dalam tausiahnya KH Misbahul Falah, selain banyak mengungkap sejarah tentang Nabi Muhammad SAW, juga beliau banyak meberikan inspirasi dan petuah kepada jamaha masjid alkautsar. Terutama dalam mencontoh keteladanan Nabi Muhammad SAW, agar mendapat.safaatnya. “Setidaknya kita diakui sebagai umatnya,”ujarnya

Menutut ustadz kondang yang berdomisili di DKI Jakarta ini, saat ini manusia sudah banyak yang salah langkah. Dia menganalogikan bahwa kondisi saat ini, kita lebih percaya bengkel dari orang yang membikin mobilnya. Pingin minum tapi kita jauh sama yang punya air

Kepingin sehat, tapi kita jauh dengan yang punya sehat. Duduk sama rendah berdiri sama tinggi, kini kian memudar. “Oleh karenya, setelah berakhirnya virus corona ini  marilah kita bangun lagi kebersamaan kita,”ungkap Ustadz pendukung Persib Bandung ini. (cak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *