PEDAMARAN,||Pelita Online||- Lembaga adat di berbagai daerah seringkali menunjukkan empati dan memberikan dukungan kepada keluarga korban, yang terkena musibah, terutama dalam kasus-kasus yang melibatkan konflik sosial atau tindak kekerasan.
Dukungan ini bisa berupa upaya penyelesaian masalah secara adat, juga berupa memberikan advokasi dalam bantuan moril dan material, serta memberikan semangat kepada keluarga korban dalam proses pemulihan.
Hari ini Sabtu, tepatnya tanggal 2 Agustus 2025. Lembaga Adat Marga Danau (LAMD) Kecamatan Pedamaran Kabupaten OKI berkunjung ke Rumah korban kekerasan yang mengakibatkan meninggalnya seorang bocah cilik yang bernama Rania Dwi Putri baru duduk dibangku Sekokah Dasar SD.
Peristiwa korban pembunuhan yang diawali dengan tindakan kekerssan seksual yang dilakukan oleh seorang pemuda bernama Rosiyamto ini menyedot perhatian masyarakat. Bukan saja masyarakat yang ada didusun Pedamaran sendiri, melainkan warga masyarakat asli Pedamaran yang ada di rantaupun serta masyarakat dari berbagai Kab/Kota daerah Sumsel juga merasah terkejut dan prihatin mendengar kejadian yang memilukan itu.
Muchendi Mahzareki Bupati OKI, mendapat kabar kejadian keji itu, langsung turun gunung.mengunjungi Rumah Korban. Dalam kunjungannya Bupati beserta pejabat eselon dilingkungan Pemkab OKI ini menyampaikan ucapan belasungkawa
“Semoga keluarga korban kekerasan selalu diberikan kekuatan menghadapi ujian ini. Ingatlah bahwa Allah SWT tidak akan memberi cobaan di luar batas kemampuan umat-Nya,”ungkap Muchendi
Dari awal peristiwa terjadinya pembunuhan, rasa empati dari warga masyarakat berdatangan, kegiatan pengalangan dana untuk keluarga korban cukup banyak. Baik dari komunitas maupun perorangan mengalir.bak air mengalir.
Wakil Ketua Lembaga Adat Marga Danau (LAMD) Kecamatan Pedamaran, Ediman Kalung, S.Pd berserta pemangku adat lainnya, Gelek Burhani Rafe’i Ustadz Roben, Teguh Cahyadi, Listiadi Martin, SE MM Ansori Madeli, S.IP dan bendahara LAMD Sulastri, menyampaikan, bantuan ala kadarnya, juga membawa titipan dari Keluarga Besar Ikatan Warga Pedamaran Bandung (IWPB) yang diserahkan langsung oleh Teguh Cahyadi
Juru bicara dari LAMD Ediman Kalung menyampaikan ucapan belasungkawa musibah ini suatu ujian kesabaran: “Tragedi seringkali datang tanpa terduga dan membawa penderitaan. Ini menjadi ujian berat bagi kesabaran dan ketabahan seseorang yang mensrima takdir,”kata Ediman Kalung.

Neni, salah seorang dari perwakilan keluarga korban,.menyampaikan ucapan termia kasihnya kepada semua masyarakat Pedamaran yang telah banyak memberikan bantuan moril maupun materil. Semoga kebaikan seluruh warga .asyarakat Pedamaran sapat dibalas okeh Allah SWT. “Juga kami mohon doanya semoga ibu korban dapat hidup normal kembali,”ujar Neni.
Dihari yang sama, juga tampak dari Keluarga Besar Komunitas Urang Diri Perubahan (KUD-P) berserta rombongan yang diketuai oleh Dewan Pembina KUD-P Eddy Demang, SH MSi, didampingi Ibu Ketua Ida Utami Dwikurniawati S,IP M.Si serta para Pembina lainya, H. Gunadi Rajali H.Muhamad Said SE. MM H. Suhiyar Nangcik SH Nurbaiti Noorbidin, Syarkowi SPd dan tokoh masyarakat lainnya juga memberikan bantuan kepada pihak keluarga korban.
“Semoga bantuan, yang kami berikan ini, dapat termanfaat dengan baik. Jangan dilihat besar kecilnya bantuan, anggap saja bantuan ini sebagi bentuk kepedulian dan rasah empati kami,”kata Ibu Ketua KUD-(cakdar)




