TASIKMALAYA||Pelita Online||,- Inilah bakal komponen jembatan terpanjang di Jawa Barat, Hari ini, rangka baja untuk komponen jembatan Sodongkopo telah tiba dari Jakarta ke UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V.
Dibangun di ruas jalan provinsi, jembatan Sodongkopo yang membentang dari wilayah Batukaras ke Nusawiru, Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat itu nantinya dirancang lengkung.
Uniknya, selain dirancang lengkung, jembatan tersebut dibuat tanpa pilar penyangga/penopang jembatan, sehingga membuat leluasa perahu dan kapal-kapal kecil nelayan untuk melewati aliran sungai Cijulang yang tepat berada di bawah jembatan tersebut.
Tak heran, jika kelak tahun 2024 mendatang jembatan Sodongkopo itu rampung secara keseluruhannya, maka akan menjadi ikonik. Karena jembatan lengkung adalah jembatan yang berbentuk melengkung, dimana gaya dorong horizontal di sanggah dan ditopang oleh abutmen disetiap ujung jembatan.
Hal tersebut cukup dibenarkan Kepala UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V, Kustoyo, ST. MT kepada Pelita Online belum lama ini.
Dikatakannya, jembatan Sodongkopo yang dibangunya di Tahun Anggaran (TA) 2023 ini memang merupakan jembatan dengan tipe lengkung. Dimana jembatan ini terdiri dari rangka baja yang tersambung dan tumpuan lengkung-nya sendiri berada di tengah bentang yang tidak terpisah.
Tetapi kita belum sampai pada pekerjaan itu, sesuai anggaran 2023 ini kita baru dapat menyelesaikan pekerjaan abutmen dikedua pangkal jembatan. “Dan Alhamdulillah, pekerjaan di TA 2023 ini selesai sesuai rencana,” tambah Kustoyo.
Rencananya di TA 2024, jembatan Sodongkopo ini kembali dilanjutkan dengan target pemasangan komponen rangka baja jembatan dengan bentang 140 meter termasuk rangka baja lengkung, katanya.
Mudah-mudahan, dengan menggunakan baja yang sepenuhnya berwarna silver itu, jembatan Sodongkopo akan benar-benar menjadi ikon tersendiri di Provinsi Jawa Barat, khususnya di jalan provinsi yang berada di ruas terusan jalan Nusawiru Kabupaten Pangandaran, yang menjadi kewenangan UPTD Pelayanan V, ucap Kustoyo.||tommy riyaldi||





