BANDUNG|PELITA ONLINE|- Untuk menanggulangi genangan air dalam waktu lama yang kerap terjadi di ruas jalan nasional Cileunyi-Nagreg tepatnya di depan PT. Kahatex, Rancaekek, Kabupaten Sumedang. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VI Provinsi Jawa Barat melalui Satuan Kerja (Satker) PJN Wilayah IV belum lama ini baru saja merampungkan pekerjaan cross drain, atau saluran draenase yang melintang di bawah jalan yang sejak dulu sudah ada.
Pekerjaan cross drain ini merupakan salah satu upaya untuk menanggulangi banjir Kahatex yang sering terjadi di musim penghujan untuk mengalirkan aliran drainase langsung ke sungai Cimande.
Seperti yang disampaikan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dalam kunjungannya langsung di lokasi yang kerap terjadinya genangan air, atau tepatnya di depan PT. Kahatex belum lama ini. Basuki mengatakan, salah satu penyebab banjir di lokasi tersebut dikarenakan saluran drainase yang berada di kanan dan kiri jalan tersumbat dan kurang lebar, sehingga harus dilakukan pelebaran, dari arah Bandung, di kiri jalan adalah PT. Kahatex yang termasuk wilayah Kabupaten Sumedang, sedangkan di kanan jalan masuk wilayah Rancaekek, Kabupaten Bandung.
Sebagai upaya tindak lanjut hasil tinjauan lapangan Menteri PUPR tersebut, maka di bulan Agustus lalu pihak BBPJN Wilayah VI Provinsi Jabar melalui PPK 4.2 PJN Wilayah IV Prov. Jabr langsung melakukan pekerjaan pembuatan cross drain dengan pasangan Double Box Culvert ukuran 1,6 M x 1,6 M sepanjang 27 meter dan pekerjaan tersebut saat ini telah selesai dikerjakan.
Berdasarkan informasi yang didapat dari PPK 4.2 PJN Wilayah IV, bahwa saat ini tim dari PPK 4.2 sedang melakukan perbaikan elevasi drainase, mulai dari kawasan Dwipapuri menuju ke cross drain sepanjang 110 meter, sehingga aliran side drain terbagi menjadi 2 outlet yaitu ke Sungai Cikijing dan Sungai Cimande. (Tom)





