BANDUNG|Pelita Online|Entah apa yang “merasukinya”, tanpa alasan yang jelas tiba-tiba salah seorang Kepala Satuan Kerja (Kasatker) pada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VI DKI Jakarta/Jawa Barat, mengaku pusing menjalankan tugas dan tanggung jawabnya selaku Kasatker.
Pernyataan itu disampaikannya melalui pesan aplikasi WhatsApp kepada wartawan. Tak lama setelah membaca berita tentang sorotan kinerja Kasatker dan PPK dinilai buruk, dalam capaian progres pengerjaan proyek dari Kementerian PUPR yang ada di wilayah Jawa Barat (Jabar). Berita tersebut tayang di pelita online 11 Januari 2021 dengan judul
“Kinerja Satker di BBPJN VI Provinsi Jabar, Dinilai Buruk”
“Tidak ada satu pun pekerjaan yang tidak selesai di 2020. Tetapi karena masalah anggaran pemerintah, maka kebijakan seluruh Indonesia, semua kegiatan dirileksasi ke tahun 2021” kata oknum Kasatker tersebut melalui WhatsApp.
“Usulkan ke Menteri supaya saya diganti atau diberhentikan tidak apa-apa, sudah pusing kepala saya di Jawa Barat ini” kata dia lagi, masih melalui WhatsApp.
Sementara, Kepala BBPJN Wilayah VI DKI Jakarta/Jawa Barat Hari Suko Setiono belum juga berhasil ditemui meski kali kedua berusaha ditemui di kantornya.
Ditempat terpisah Ketua Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPNRI) Burhan Sudjani menyarankan, agar pelita online.co.id, melakukan konfirmasi secara tertulis dan ditujukan langsung kepada Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga.
“Dirjen Bina Marga yang sekarang dijabat oleh pak Hedy Rahadian. Dan, diyakini beliau adalah orang yang tepat jika ingin melaporkan tentang baik-buruknya kinerja Satker. Disamping itu, beliau tidak neko-neko dan tegas dalam kebijakannya”, kata Burhan, Jumat (15/1/2021).
Dikatakan Burhan, pihaknya juga (dari LPPNRI) telah melayangkan surat pengaduan ke Dirjen terkait, tentang banyaknya paket jalan nasional dalam Satker BBPJN Wilayah VI yang waktunya “molor”. Hal tersebut tidak lepas akibat buruknya kinerja Satker yang ada di BBPJN VI, pungkasnya. (TOM)





