oleh

Komisi C DPRD Kota Bandung Meminta Evaluasi  Adanya Proyek Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC).

BANDUNG,| Pelita Online|–- Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung meminta  evaluasi akan adanya proyek Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC). Terlebih banyaknya laporan masyarakat akan dampak banjir dari pembangunan proyek nasional tersebut.

Sekretaris Komisi C DPRD Kota Bandung, Ferry Cahyadi Rismafury berharap adanya pertanggungjawaban dari pihak perusahaan pembangunan proyek KCIC terhadap kejadian banjir yang terjadi di sekitar proyek pembangunan tersebut.

“Maka kami meminta pertanggungjawaban dan sikap kooperatif dari perusahaan, dalam solusi persoalan banjir tersebur,” ungkapnya pada Rapat Kerja Komisi C di Gedung DPRD Kota Bandung, Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Rabu (18/11/2020).

BACA JUGA  Sistim Online Cega Korupsi Di Bidang Perijinan.

Rapat Kerja Komisi C DPRD Kota Bandung, dilakukan dengan melaksanakan protokol kesehatan, seperti mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.

Dikatakan Ferry, perlu ada solusi yang nyata dalam menyelesaikan persoalan banjir, yang terjadi disekitar tempat pambangunan proyek KCIC.

“Sehingga ada proses tindaklanjut dari perusahaan terkait pembangunan KCIC, akan kejadian banjir,” ujarnya.

BACA JUGA  Satu Tahun Dibuka, Museum Gedung Sate Sedot 116.859 Pengunjung

Anggota Komisi C DPRD Kota Bandung, Sandi Muharam menerangkan bahwa dengan dampak pembangunan proyek KCIC yang menyebabkan banjir, juga berpengaruh kepada morel warga sekitar proyek.

Oleh karena itu, pihaknya berharap pembangunan proyek nasional tersebut, juga memperhatikan dampak sosial masyarakat, sehingga tidak hanya fisiknya saja. “Maka harus dicarikan solusi, dalam menangani persoalan banjir akibat pembangunan proyek KCIC ini,” tambahnya.(hs/rio/cak)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed