Ini Progres Pembangunan Jalan Lingkar Utara Kota Tasikmalaya

TASIKMALAYA,||Pelita Online||Pembangunan jalan Lingkar Utara Kota Tasikmalaya merupakan salah satu yang sedang dikebut pengerjaannya oleh Satuan kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker-PJN) Wilayah Provinsi Jabar melalui PPK 4.4 guna menyelesaikan aspek infrastrukstur penunjang Bandara Wiradiwita dan Exit Tol Getaci.

Pantauan Pelita Online Selasa (19/12/2023) jalan Jalan Lingkar Utara Kota Tasikmalaya ini nantinya akan dijadikan salah satu aternatif akses untuk menuju Bandara Wiradinata. Pengecoran tembok penahan tebing dan trotoar dikedua sisi ini tak lama lagi selesai.

Namun, Tembok penahan tanah yang terdapat di penghujung jalan tersebut kini masih dalam tahap pengecoran trotoar.

H. Tatang selaku General Manager (GM) dari PT Trie Mukty Pertama Putra (TMPP) mengatakan bahwa sejak beberapa minggu lalu pihaknya memfokuskan pembangunan jalan pada pekerjaan tahap akhir.

“Pengaspalan (hotmix ) jalan sudah dilakukan sejak beberapa minggu lalu, baik segmen satu maupun dua,” kata H.Tatang pada Pelita Online, Selasa (19/12/2023)

Kami tengah fokus mengerjakan perapihan bahu jalan saja karena tembok penahan tebing dikedua sisi jalan itu telah rampung, tingal perapihan pekerjaan-pekerjaan minor-nya saja.

Sementara itu, H. Tatang mengungkapkan bahwa pihaknya optimistis pengerjaan ini dapat diselesaikan dalam waktu dekat karena prosesnya sendiri sudah dimulai sejak beberapa minggu lalu,
setelah penyelesaian tembok penahan tebing jalan selesai, menurut H. Tatang pihaknya tinggal melakukan perapihannya saja.

Diketahui, Jalan Lingkar Utara Kota Tasikmalaya ini memang menjadi perhatian utama Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk mengurai kendaraan saat Bandara Wiradinata maupun Jalan Tol Getaci sudah beroperasi.

“Seperti yang dikatakan Bang Ce (Walikota Tasikmalaya Dr. Cheka Viegowansyah, SSTP, ME – Red), akses jalan dan jembatan yang ada di ruas Lingkar Utara Kota Tasikmalaya ini nantinya untuk mengurai kendaraan agar tidak masuk ke Kota Tasikmalaya,” seperti disampaikannya beberapa pekan yang lalu.

Sebagai informasi, Jalan dan Jembatan proyek ini dananya berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
Proyek pembangunan jalan
yang terbagi di dua itu mulai dari segmen satu yang terdapat di Kecamatan Purbaratu sepanjang O, 434 Km dengan lebar badan jalan 10,5 meter dan segmen dua (2) sepanjang 1,060 Km dengan lebaran 7,75×2 meter yang dikerjakan PT. Trie Mukty Pertama Putra (TMPP) anggarannya sebesar Rp 25 miliar.

Pembangunan jembatan ini direncanakan akan selesai pada 31 Desember 2023 mendatang, tetapi sekarang sudah difungsionalkan dan digunakan pengguna jalan.

“Saat ini progres 97% dan sejak tanggal 9 Desember 2023 setelah selesai di hotmix sudah bisa mulai dioperasikan,” jelas PPK 4.4 pada Pelita Online Selasa (19/12), seperti disampaikannya melalui pesan Wahts App. (tommy riyaldi).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *