BANDUNG,|PELITA ONLINE- Diawali percakapan dengan Plt Pemuda Pancasila (PP) Jawa Barat Hj. Sarimaya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, mengajak Panitia Pelaksana Musyawarah Wilayah (Muswil) ke XI beraudiensi.
Gubernur Ridwan Kamil, dan Plt PP Jawa Barat dalam diskusinya yang bertempat di Gedung Pakuan, berharap untuk mensukseskan acara, sekaligus menyampaikan keinginan Gubernur Jabar, dapat hadir.
Sementara,Hj. Sarimaya menyampaikan yang akan hadir dalam acara Muswil ke XI selain Ridwan Kamil juga Ketua Umum MPN PP Japto Soelityo Soerjosoemarno dan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Menurut Sarimaya, seluruh panitia sudah siap mulai dari persiapan administrasi sampai penjaringan calon,
“Panitia SC, OC sudah mencatat 2 kandidat yang akan merebutkan kursi ketua MPW PP Jawa Barat periode tahun 2022 sampai dengan tahun 2027, dua kandidat tersebut H.Dian Rahadian kader PP Jawa Barat dari unsur pengurus yang menjabat Sekertaris Wilayah, kandidat lain Heri Hermawan dari unsur MPC Kota Cirebon.”katanya
Sementara H. Dian Rahadian selaku sekwil PP Jawa Barat, dalam obrolannya, mengatakan, perhelatan Muswil ke XI Pemuda Pancasila yang akan di laksanakan di Kab Bekasi Tanggal 25-27 Januari 2022, merupakan Muswil pertama dari 37 Provinsi yang ada di Indonesia,.”Untuk itu, pelaksanaan ini harus sukses, “imbuhnya.
Gubernur Ridwan Kamil dalam paparannya, sangat optimis walaupun covid 19 belum tuntas dengan munculnya varian baru.
“Selama prokes dilaksanakan dengan ketat oleh warga Jawa Barat, Insya Allah akan kondusif, dan bertahap membaik, semangat spririt inovasi dan kolaborasi, bisa kendalikan pandemi untuk membangkitkan Ekonomi,”kata Ridwan Kamil
Setiap zaman ada masanya, lihat kedepan, PP harus punya ahli digital dan wajib, kawasan pembangunan dikawasan rebana, PP harus ikut berkontribusi, ekonomi pangan tumbuh bertahan,
PP harus melihat mengambil peran juga di Ormas. Sekaligus bisa bersinergi degan TNI, Polri, pemerintah, berorganisasi tidak copy paste dari pendahulu, inovasi, bergelut dengan era digital cepat tanggap, dan harus bisa beropini dan menguasai medsos spy image masyarakat PP Jawa Barat menjadi Ormas yang mandiri.
Gubwrnur meminta agar PP sering-sering mengeluarkan pendapat. Terutama para elitnya, supaya bisa meredam permasalahan negatif. “Contoh dengan banyaknya anggota PP membuat lembaga zakat untuk membantu masyarakat Jawa Barat ini potensi harus digarap karena orang Jawa Barat terkenal dengan dermawan, ketika ormas dapat dirasakan bermanfaat otomatis citra PP akan positif,”pintanya
Kalau bisa sila ke 4 dilaksanakan dalam musyawarah wilayah PP Jabar, karena tifikal orang timur musyawarah dikedepankan jangan sampai voting.
Jangan sampai organisasi pecah belah, seperti kadin, soksi, menwa, jadi kembar dalam pengurusan ini tanda tidak sehat.
“Almarhum H. Tubagus Dasep, sosok pimpinan ormas pemersatu dan sudah memberi contoh teladan, ketua baru harus mencontoh keberhasilan beliau,” katanya.(Red)





