GeRAK Surati BBPJN DKI Jakarta-Jabar, LPPNRI Memilihi Lapor Ke Kejaksaan Agung

TASIKMALAYA,||Pelita Online||-Tim advokasi dan hukum Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GeRAK) Jabar surati Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jabar.

Adapun yang dilaporkan terkait mutu paket proyek yang ditangani secara longsegmen di ruas Nagreg-Rajapolah-Ciamis yang masuk dalam wilayah kerja PPK 4.4 Wilayah IV.

“Ada beberapa point yang akan kami tuangkan dalam surat yang akan akan kami tujukan langsung kepada Kepala BBPJN DKI Jakarta-Jabar itu nantinya,” ujar Asep Septian koordinator GeRAK Jabar kepada Pelita Online, Rabu (26/10/2022).

Diantaranya, pengaspalan (hotmix) yang terdapat wilayah Garut dan hasil hotmix yang terdapat dalam wilayah Ciamis serta pekerjaan drainase dan trotoar di wilayah Kab/Kota Tasikmalaya dan drainase wilayah Ciamis, ungkap Asep.

Sementara, Ketua LPPNRI Burhan Sudjani dengan data-data yang sudah dikatonginya lebih memilih tidak banyak berkomentar. Hanya saja menurutnya, karena proyek ini notabene-nya menggunakan dana APBN maka lebih memilih melaporkannya ke Kejaksaan Agung, ujarnya singkat.

Sementara, kali ketiganya berita mengenai PPK 4.4 Wilayah IV ini diturunkan, baik Kepala satuan kerja (Kasatker) maupun (Pejabat Pembuat Komitmen) PPK 4.4 belum ada yang berhasil untuk dimintai konfirmasinya.

Sehingga, beberapa banyak kerusakan dengan tingkatan berlobang dan bergelombang yang terdapat disejumlah titik jalan dalam wilayah kerja PPK 4.4 itu belum tersampaikan.

Diantaranya jalan yang mengalami kerusakan sesuai tingkatanya itu terdapat di wilayah Sindangkasih, Kabupaten Ciamis kondisi berlubang dan dalam wilayah Kota Tasikmalaya hingga perbatasan antara Tasikmalaya dan Ciamis selain berlobang, bergelombang juga banyaknya genangan air yang mengancam kerusakan jalan.|tommy riyaldi|

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *