TASIKMALAYA|Pelita Online|Kami berharap gedung KCD Pendidikan Wilayah XII yang sekarang dalam proses pengerjaan fisik itu selesai tepat waktu, sehingga Desember 2022 akan datang kami sudah bisa pindah dari gedung yang sekarang ditempati dijalan Sutisna Senjaya, Kota Tasikmalaya,
“Pengerjaan fisik sudah memasuki tahap pondasi, biasanya kalau sudah memasuki tahap pondasi akan lebih cepat ke struktur bagian atas”, tutur Abur Mustikawanto selaku Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII kepada Pelita Online, Jum’at 2022 siang di ruang kerjanya.
Abur tak menyanggah, kalau lahan hasil pilihannya tersebut memakan waktu dua bulan lamanya hanya untuk proses pematangan lahannya saja.
“Saya paham, yang jadi masalah adalah pematangan lahannya, memang di lahan itu batunya gila-gilaan”, aku Abur.
Tapi hal itu sudah diketahui oleh PPK, Pengawas maupun dari BPK Provinsi. Nah, itu berimplikasi kepada jadwal yang selanjutnya dengan kendala yang ada hingga munculah jadwal, dan evaluasi setiap dua minggu.
Semula, sesuai jangka waktunya rencana
target selesainya itu sekitar pertengahan November. Saya sangat senang, karena November itu bertepatan dengan hari pribadi saya, canda Abur mengenang tanggal dan bulan kelahirannya.
Kemudian dampak dari kendala yang ada, pihak pelaksana dalam hal ini Penyedia Jasa terkena dua kali teguran. Yang mana, semula dijadwalkan pertengahan November harus sudah rampung, dan berdasarkan hasil evaluasi
lagi Desember harus selesainya, kata Abur.
Tapi itu hanya sebatas yang saya ketahui saja. Soalnya, kita disini sipatnya hanya menerima kunci saja nantinya, tambah Abur.
“Tapi saya optimis Desember itu selesai. Estimasinya, di awal-awal Desember sudah nampak bentuknya, sisa waktunya tinggal perapihan”, ujar Abur lagi.
Jadi kalau nyebrang tahun kami yang repot, permasalahannya tempat yang sekarang kami jadikan kantor ini bulan Desember habis masa kontraknya. “Permasalahannya lagi, duit dari mana kami harus bayar kalau harus kontrak kantor lagi”, paparnya.
Hal ini sudah saya sampaikan juga dengan pak Edi selaku PPK nya di Bandung. Bahkan sempat saya sampaikan dengan pak Edi, meski baru selesai satu ruangan saja barang-barang disini akan saya angkut semuanya kesana, ungkap Abur.
Sementara sampai berita ini ditayangkan, Edi selaku PPK belum dapat dimintai konfirmasinya, lantaran kesibukan dinas di luar kantornya.|tommy riyaldi|





