oleh

Dampak Zonasi, SMP Negeri 7 Kekesongan 5 Ruang Kelas

TASIKMALAYA|PELITA ONLINE|Penerapan sistem zonasi, menjadikan penerimaan siswa baru di SMP Negeri 7 Kota Tasikmalaya, Jawa Barat tidak maksimal. Mereka hanya mendapatkan 18 rombongan belajar (rombel) pertama dilakukan pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB).

“Karena sistem zonasi, kita kekosongan 5 kelas dari keseluruhannya berjumlah 23 ruang kelas,” kata Kepala SMP Negeri 7 Kota Tasikmamaya, Abdul Palah, SAg, MPdi, Jum’at (7/1/2022).

Kondisi ini, tidak lepas dari jumlah lulusan siswa SD yang tidak sebanding dengan daya tampung SMP. Perbandingannya sangat jauh, semula 23 ruang kelas hampir mencapai 800 siswa, kini hanya 493 siswa saja, cetusnya.

Belum pula kedekatan antara SMP Negeri 3 dan 7 yang mayoritas jumlah SD dan calon orang tua lebih dekat ke SMP Negeri 3, katanya.

Kini dengan jumlah siswa berkurang, tentu untuk dana operasional sekolah (BOS) pun berkurang. “Disinilah tantangan kedepannya, kalau kedepannya masih diberlakukan sistem zonasi,” cetus Kepala sekolah yang mengaku barubsekitar 7 bulan menjabat ini.

Sebagaimana di ketahui, Kota Tasikmalaya, setidaknya ada beberapa SMPN yang kekurangan siswa. Namun beberapa sekolah tetap kelebihan siswa, karena lokasinya lebih dekat dengan rumah orang tua. |TOM|

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *