TASIKMALAYA||Pelita Online||,- Seorang pedagang gorengan bernama Kendar (58) th warga Cienteung (Sukarame) RT.03, RW.05 Kelurahan Argasari, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, berharap mendapatkan bantuan rutilahu (rumah tidak layak huni) untuk memperbaiki rumahnya. Hal ini didasari oleh kondisi rumah yang tidak memenuhi standar kelayakan dan membutuhkan renovasi.
Bantuan rutilahu merupakan program pemerintah untuk membantu masyarakat yang kondisi rumahnya tidak layak huni. Program ini biasanya mencakup perbaikan atau renovasi rumah, termasuk perbaikan atap, dinding, lantai, dan instalasi listrik serta air. Pedagang gorengan tersebut berharap dengan mendapatkan bantuan rutilahu, kondisi rumahnya bisa menjadi lebih baik dan layak huni.
Untuk mendapatkan bantuan rutilahu, pedagang gorengan tersebut mengaku tidak mengetahui tata cara untuk mengajukan permohonan kepada pihak terkait. “Betul pak, sudah sejak dari tahun 2007 kondisi rumah ini sudah mengalami kerusakan, tapi saya tidak tahu cara pengajuannya,” ujar Kendar kepada pelitaonline.co.id Jum’at (27/6/2025).
Selama ini dibiarkan rusak lantaran tidak cukup punya uang untuk memperbaikinya, sementara diajukan mendapat bantuan rutilahu saya tidak tahu proses pengajuannya, ungkap Kendar yang rumahnya berada di Gg sempit jalan Re Jaelani, Kota Tasikmalaya itu
dengan logat Sunda kental penuh harap.||Tomril||




