CIAMIS|PELITA ONLINE|Tinggal menghitung hari menuju pengujung tahun 2021. Pergantian tahun baru 2022. Di momen ini, seperti biasanya banyak orang merayakannya.
Sejak perayaan Natal sampai pergantian tahun baru (Nataru). Mobilitas warga meningkat. Banyak menuju lokasi liburan dan hiburan. Jadi bagian kebutuhan, sarana prasarana yang dapat mendukung kelancarannya.
Memerhatikan itu, informasinya seperti yang dilakukan institusi aparatur yang mengawal infrastruktur jalan nasional
selain aparat keamanan yang disiagakan, Kementerian PUPR Ditjen Bina Marga memprogramkan atensi khusus Tahun Anggaran untuk membuat jalan mulus jelang “Nataru”.
Guna menekan hambatan, kemacetan, meminimalisasi potensi kecelakaan.
Tekad itu tentunya pada ruas-ruas jalan nasional yang menjadi wilayah garap atau pemeliharaan PPK (Pejabat Pembuat Komitmen). Penghubung antar Provinsi-Kabupaten/Kota. Melibatkan perangkat PPK dalam wilayah Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker-PJN).
Di Satker PJN Wilayah III Provinsi Jabar PPK 3.3 yang menangani ruas jalan nasional Ciamis-Banjar- Pangandaran-Bts Jateng. Hingga menggerakkan seluruh perangkat PPK di Tahun Anggaran 2021 telah pula menangani preservasi jalan nasional Ciamis-Banjar- Pangandaran-Bts.Jateng-Banjar- Pangandaran-Bts.Jateng yang menjadi wilayah garapannya.
Hartono, ST., MSc selaku PPK 3.3 pada Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Propinsi Jawa Barat berharap, pekerjaan preservasi jalan Ciamis-Banjar-Pangandaran-BTS Jateng 2021 yang ditangani pihak penyedia jasa dalam hal ini PT Laksana Dharma Putra dapat memberi manfaat dan kelancaran bagi pengguna jalan.
“Diharapkan dengan selesainya pelaksanaan pekerjaan preservasi jalan Ciamis-Banjar-Pangandaran-BTS Jateng ini dapat memberi manfaat dan kelancaran bagi pengguna jalan yang selama ini merupakan jalur logistik untuk mendukung kelancaran produksi dan distribusi kebutuhan pokok,” ujar Hartono saat ditemui pelitaonline.co.id Rabu (29/12/2021) siang.
Disamping menjadi lajur utama menuju wisata pantai Pangandaran kalau lewat jalan tengah, tambah Hartono.
Lebih lanjut dikatakannya, ruas Ciamis-Banjar-Pangadaran-Bts Jateng yang ditanganinya ini benar-benar merupakan akses penghubung. Bukan hanya transformasi kebutuhan logistik dan obat-obat di tengah Pandemi Virus Covid-19 melainkan menuju Kabupaten baru. Yakni Kab. Pangandaran yang secara ekonomi terdongkrak dari sektor wisata. Jelas, ini harus ditunjang oleh infrastruktur jalan yang bagus dan mantap. |TOM|










