Diguyur Hujan Seharian, Satu Rutilahu di Pangalengan Terkena Musibah Longsor

PANGALENGAN|PELITA ONLINE|Diguyur hujan seharian, satu rumah di Kampung Ciruntah, RT 03/RW10 Desa Tribaktimulya, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, rusak parah akibat longsor yang terjadi pada Kamis (23/12/2021) sore.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Satu rumah tidak layak huni (Rutilahu) tersebut bertambah tidak layak huni menyusul bertambah parah akibat terkena musibah longsor.

Sementara satu rumah diatasnya masih berdiri namun tembok penahan halamannya ambruk dan menimpah Rutilahu yang berada dibawahnya.

Rutilahu yang rusak tersebut milik seorang janda bernama Ani (55) yang mendiami rumah tersebut dengan kedua anaknya.

Berdasarkan keterangan Tatang (41) menantu Ani yang mendiami rumah tepat dihadapan Rutilahu yang rusak tersebut, longsor terjadi sekitar pukul 02.00 WIB.

Beruntung, ibu mertua dan keluarga lainnya saat kejadian tidak berada di rumah tersebut, sebut Tatang Minggu (26/12/2021).

Mamah mertua beserta keluarga lainnya saat kejadian sedang berada disini di depan rumah yang rusak akibat terkena musibah longsor.

Saat kejadian, mamah dan keluarga lainnya mengaku mendengar suara gemuruh dan kejadian terjadi begitu cepat.

“Terdengar gemuruh air parit terus situasi masih hujan saat dilihat ke luar rumah, ternya rumah ibu mertua sudah rusak,” lanjut Tatang.

Untuk sementara waktu, mamah mertua dan keluarga lainnya berkumpul di rumah yang masih utuh ini.

Tatang berharap rumah ibu mertuanya tersebut segera ada bantuan dari pemerintah dan berharap kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Semoga segera ada bantuan dari pemerintah untuk memperbaiki kembali rumah mertua tersebut,” harap Tatang.

Menurut Tatang, sebenarnya rumah ibu mertuanya tersebut sudah dia daftarkan ke Jabar Quick Respon salah satu program bedah rumah tidak layak huni program dari pemerintah provinsi Jabar sekitar awal bulan Desember lalu.

Namun sampai terjadi musibah seperti ini belum juga mendapat respon, mudah-mudahan saja dengan kejadian ini ada hikmah dibaliknya, tandas Tatang. |TOM|

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *