TASIKMALAYA,||Pelita online||- Hujan mulai mengguyur kota Tasikmalaya dan sekitarnya. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi pekerjaan konstruksi seperti yang dirasakan pada pekerjaan konstruksi pembangunan Jembatan Ciloseh.
General Supervisor (GS) PT. Duta Mas Indah, Ari Nugroho ST mengatakan, untuk menghadapi tantangan tersebut pihaknya berupaya akan menambah jumlah tenaga kerja dan penambahan waktu kerja (jam kerja-red).
“Di musim hujan seperti ini kita harus menambah tenaga kerja dan menambah waktu kerja. Upaya itu untuk menghindari adanya potensi keterlambatan pekerjaan”, ujar Ari ditemui diseputaran lokasi proyek, Selasa (11/10/2022).
Dan yang tak kalah penting lagi, hal ini menindaklanjuti dari pesan PPK yang terus menerus mengingatkan supaya PT. DMI dapat memacu proses percepatan pekerjaan, aku Ari.
Ari menambahkan, pelaksanaan pekerjaan memasuki awal bulan Oktober 2022 pencapaian progres fisik di lapangan 78%. “Diawal bulan Oktober progres pekerjaan sudah mencapai 78% lebih, berarti positif on the track, bahkan plus 0,6%. Sedangkan untuk agenda provisional hand over (PHO ) akhir Desember 2022”, tambahnya.
Disinggung mengenai gelar gelagar jembatan, Ari mengakui kalau pihaknya masih memiliki pekerjaan pengecoran satu pilar lagi. “Mulai besok, Rabu 12 Oktober hingga berlanjut ke Sabtu dan Minggu kita akan melakukan pengecoran pilar itu”, kata Ari.
Mudah-mudahan setelah selesai proses pengecoran dan selanjutnya pengeringan selama 14 hari, kita sudah bisa masuk ketahapan pelaksanaan pemasangan gelagar yang berjumlah sebanyak 50 buah, tandas Ari. |tommy riyaldi|





