Trie Mukty Lanjutkan Overlay Hotmix Jalan Pakembangan-Bojong Kab. Kungingan

KUNINGAN||,-Pelita Online|| Dilaksanakannya pekerjaan paket pemeliharaan berkala jalan ruas jalan Pakembangan-Bojong Kabupaten Kuningan, pihak pelaksana dalam hal ini PT. Trie Mukty Pertama Putra telah menunjukan capaian progres yang cukup signifikan.

Sebagaimana diketahui, dalam kegiatan lanjutan pelaksanaan pengaspalan jalan ruas Pakembangan-Bojong dengan kostruksi overlay hotmix, dalam hitungan minggu sudah menghasilkan capaian panjang yang selesai di hotmix tak kurang dari 2 Km dari total secara keseluruhannya sepanjang 4 Km terhitung sejak tanggal kontrak 27 Februari 2023.

Tentu dengan capaian hasil pekerjaan yang cukup signifikan itu belum tentu dapat dilakukan oleh perusahaan-perusahaan kecil menengah yang belum memiliki grade kualifikasi perusahaan jasa konstruksi besar.

Akan tetapi tidak bagi perusahaan jasa konstruksi asal Kota Tasikmalaya tersebut, tak hanya paket kontrak pemeliharaan berkala jalan ruas jalan Pakembangan-Bojong senilai Rp. 5.498.066.781,00 yang ditanganinya secara cepat beekualitas di Tahun Anggaran 2023 ini melainkan terdapat juga tigak paket lainnya.

Diantaranya, pekerjaan pemeliharaan berkala jalan ruas jalan Tasikmalaya-Karangnunggal (Kab. Tasikmalaya) senilai Rp. 9.627.903.600,00, paket pekerjaan pemeliharaan jalan ruas jalan RE. Martadinata (Kab. Kuningan) senilai Rp. 7.391.768.651,00 dan paket pekerjaan pemeliharaan berkala jalan ruas Warudoyong (bts Kab.Tasikmalaya/Ciamis)-Sp-3 Winduraja (Kawali Kab. Ciamis) senilai Rp. 3.665.278.587,00.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Komunitas Pemerhati Infrastruktur Jalan dan Jembatan Indonesia, Budi Arso kepada Pelita Online, Senin (27/3/) cukup mengpreasiasi janji Gubernur Jabar dalam memuluskan jalan di Jabar jelang purna tugasnya.

“Saya yakin, Emil ingin menuntaskan janjinya mengenai perbaikan jalan rusak di Jawa Barat bakal dia kebut menjelang purna tugas kurang dari satu tahun lagi sebagai kepala daerah”, jelas Arso menyebut sapaan akrab Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Buktinya, tak kurang dari 70 peket kegiatan perbaikan jalan provinsi di Dinas BMPR yang tersebar di enam UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan yang terkontrak baru-baru ini dan tengah dikebut penyelesaianya. Bahkan, masing-masing UPTD menekankan sebelum lebaran ini semuanya harus sudah rampung pengerjaanya, tambah Budi.

Dan masih sangat memungkinkan, Pemprov Jabar melalui Dinas BMPR kembali mengusulkan anggaran perbaikan jalan pada perubahan maupun anggaran tambahan di tahun 2023 ini, kata Budi lagi, saat dihubungi melalui sambungan WhastApp. ||tommy riyaldi||

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *