CIAMIS||Pelita Online||,- Pengerjaan sejumlah proyek strategis di bawah kendali Pejabat Pembuat Komitmen PPK 4.4 Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker-PJN) IV Provinsi Jawa Barat, hampir tuntas. Kecuali satu proyek, yakni Jembatan Gantung Cikoneng, Kabupaten Ciamis. Sesuai komitmen proyek yang dilaksanakan PT. Bumi Sarana Mulya dengan nilai Rp5,7 miliar yang dimulai sejak 7 Agustus dan berakhir 31 Desember 2023 itu progres pisiknya masih dibawah 100%.
Marnala R. Chandra, ST. MSc selaku PPK 4.4 pada Satker PJN IV Provinsi Jawa Barat sampai hari ini dihubungi belum juga berkenan memberikan keterangannya terkait besarnya potensi keterlambatan pada pembangunan Jembatan Cikoneng Ciamis yang menghubungkan ke wilayah Sukamenak Purbaratu Kota Tasikmalaya tersebut.
Berkali-kali dihubungi untuk dimintai tanggapan mengenai dampak keterlambatan pembangunan jembatan Cikoneng itu. “Besok ya, besok,” begitulah Marnala R. Chandra, ST. MSc selaku PPK 4.4 pada Satker PJN IV Provinsi Jabar itu menjawab setiap kali dihubungi hingga hari ini.
Seakan tak pernah jerah, meski sempat dilaporkan oleh salah satu LSM asal Bandung pada Kepala BBPJN DKI Jakarta-Jabar (Ir. Brawijaya-Red) lantaran tidak mau akui dirinya sebagai PPK, kini Marnala R. Chandra bertambah parah dengan sikapnya yang kerap mengombal janji.
Senagaimana diketahui proyek yang ditangani PPK 4.4 pada Satker PJN IV Provinsi Jabar itu yakni, Pembangunan Jalan Lingkar Utara Kota Tasikmalaya, Pekerjaan Presevasi Rehabilitasi Jalan dan Jembatan/ Penanaganan Drienase Ruas Jalan Nagreg-Rajapola-Ciamis, Jembatan Gantung Sumber Jaya dan Jembatan Gantung Cikoneng Ciamis yang secara keseluruhan total anggaran tidak kurang dari Rp40 miliar melalui APBN.(tom)





