Segera.!! Pangandaran Punya Ikon Baru! Jembatan Pelengkung Sodongkopo Masuki Tahap Perangkaian Rangka Baja

PANGANDARAN||Pelita Online||,- Dalam upaya memperindah dan memberikan nuansa baru di kawasan Pantai Batu Karas Pangandaran, Jawa Barat, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Provinsi Jabar melalui UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V telah memulai pembangunan Jembatan Sodongkopo, tahap 2.

Lokasi proyek pembangunan jembatan Sodongkopo yang terletak di wilayah Nusawiru, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran ini di target selesai akhir tahun ini.

Kepala UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V, Kustoyo, ST mengatakan bahwa pembangunan jembatan Sodongkopo tahap dua ini sekarang sudah memasuki tahap perakitan rangka baja.

“Memang sudah dimulai, jadi pelaksanaan pembangunan jembatan tahap dua ini sudah sebulan lebih berjalan. Sekarang sedang dalam tahapan perakitan rangka baja,” ujar Ujar Kustoyo pada pelitaonline.co.id belum lama ini ditemui dihalaman UPTD.

Kustoyo menjelaskan, bahwa lengkung rangka baja itu akan dipasang setelah pihak PT. Putra Borneo Sakti selaku Penyedia Jasa (PJ) menyatakan selesai secara keseluran perakitan. “Selanjutnya, barulah masuk ketahapan pemadatan dan hotmix jalan menuju jembatan.

Dengan desain yang telah disetujui Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ). Jembatan Sodongkopo ini diharapkan tidak hanya dapat mempermudah akses kendaraan, tetapi juga dapat menciptakan daya tarik baru bagi pengunjung wisata pantai.

“Kami hanya bisa berharap setelah selesai nanti, jembatan ini bisa menjadi bermanfaat bagi warga masyarakat Kabupaten Pangadaran. Karena dibangunnya jembatan ini atas keinginan dari pemerintah Kabupaten Pangandaran kala itu,” ini,” tambah Kustoyo.

Meskipun pengerjaan baru memasuki tahap perakitan rangka baja, Kustoyo optimis bahwa jembatan pelengkung yang pembangunannya tengah digenjot ini akan selesai sesuai tepat waktu. “Saya targetkan, mudah-mudahan akhir tahun ini sudah bisa selesai. Progres saat ini masih dalam tahap perakitan,” ungkapnya.

Proyek ini juga melibatkan kerjasama dengan pihak Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) Kementerian Pekerjaan Umum (PU), untuk memastikan jembatan ini dapat memberikan kekuatan yang maksimal.||Tommy Riyaldi||

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *