TASIKMALAYA,||Pelita Online||Banyaknya jembatan yang sudah tidak memenuhi standar jembatan nasional, tak pelak membuat Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker-PJN) Wilayah III Provinsi Jawa Barat melakukan penggantian sejumlah jembatan dalam wilayah kerjanya yang notabenenya berada di wilayah Jabar Selatan.
Sebagaimana hasil penelusuran Pelita Online, Rabu (14/12/2022) dan Kamis (15/12/2022) disepanjang ruas yang menjadi kewenangan Satker PJN Wilayah III Jabar, jembatan-jembatan yang baru memasuki tahap pelaksanaan dalam penanganannya itu diantaranya jembatan Cilangla cs.
Sebagaimana pula diketahui, tiga titik wilayah yang terdapat penanganan penggantian jembatan dalam Satker PJN Wilayah III itu sebagai berikut, yaitu di wilayah Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Pangandaran.
Yang secara keseluruhannya, pelaksanaan panggantian jembatan Cilangla cs ini dikerjakan melalui skema
Kontrak Tahun Jamak atau Multi Years Contract (MYC) antara PT. Antara Megah asal Ambon Maluku yang langsung dengan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker-PJN) Wilayah III Provinsi Jawa Barat.
Selanjutnya, tak jauh dari paket panggantian jembatan Cilangla cs yang berada di wilayah Tasikmalaya Selatan atau tepatnya di ruas jalan antara Cipatujah-Kalapageneup itu juga terdapat paket proyek penggantian jembatan Ciwulan.
Yang mana paket penggantian jembatan Ciwulan ini merupakan paket kontrak tahun anggaran yang pelaksanaannya telah dimulai sejak Agustus 2022 lalu oleh PT. Batara Guru Group asal Samarinda Banda Aceh.

Pantauan Pelita Online di lapangan, Kamis (14/12/2022) jembatan Ciwulan lama yang memiliki bentang 154,1 meter dan lebar 4 meter itu akan dilakukan penggantian dengan bentang menjadi 154,75 dan lebar mencapai 7 meter ditambah 1×1 meter untuk bahu jembatan.
Dalam pelaksanaannya, pihak PT. Batara Guru Group selaku kontraktor pelaksana terlihat terus “ngebut” pekerjaannya demi mengejar capaian masa waktu kontrak yang berakhir di akhir tahun 2022 sekarang ini.
Dalam kesempatannya, H. Howardy, ST selaku Kasatker PJN Wilayah III Provinsi Jabar berharap dengan selesainya penggantian sejumlah jembatan di dalam satuan kerjanya, bisa menjadi simpul logistik untuk menopang jalur wilayah selatan Jabar yang tentunya juga akan memberikan efek positif kepada masyarakat dan perekonomian Provinsi Jabar secara umum.||tommy riyaldi||





