Rp 8,9 Miliar akan Dibongkar, Muncul Rp 85 Miliar

TASIKMALAYA||Pelita Online||-Dianggaran murni tahun 2021 lalu, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jabar, menerima gelontoran anggaran sebesar Rp 8,9 Miliar, untuk pembangunan jembatan penghubung antara Nusawiru dan Batukaras di Kabupaten Pangadaran dengan konstruksi jembatan baely.

Hasilnya, tahun anggaran 2023 akan datang jembatan tersebut kabarnya akan dibongkar total dan dibangun ulang dengan kucuran anggaran lebih besar yakni Rp85 Miliar.

Jelas, angka capaian sebesar Rp8,9 Miliar itu cukup fantastis disaat masa Pandemi Covid 19 pada tahun 2021 sedang hebat-hebatnya. Dalam seliweran obrolan di masyarakat Pangandaran, pada saat itu belum dinilai darurat untuk sebuah ukuran pembangunan jembatan.

Demikian juga untuk Tahun Anggaran 2023 yang akan datang, anggaran sebesar Rp85 Miliar yang rencana akan kembali digelontorkan ke Dinas BMPR hanya pemborosan anggaran saja, lantaran kalau hanya untuk kepentingan bagi masyarakat dengan jembatan baely pun sudah cukup bermanfaat.

Masih dalam sebuah obrolan ringan dengan masyarakat Pangandaran mengenai jembatan bernama Copongkopo itu, hendaknya pemerintah Provinsi Jabar dalam hal ini dapat mengkaji ulang kembali dengan matang, jangan terlalu memaksahkan kehendak hanya untuk sebuah kajian proyek demi kepentingan pembangunan yang bersifat monumental.

Hanya untuk ketahui saja, tanpa perencanaan yang matang, ambruknya bronjong bermuatan batu adalah sebuah catatan buruknya perencanaan pembangunan saat itu, terlebih 2023 akan datang dengan anggaran yang relatif cukup besar yang direncanakan mencapai Rp85 tanpa perencanaan yang matang apa jadinnya.

Hendak meminta konfirmasi ke PPK dan Kepala UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V ikhwal rencana garapan pembangunan jembatan Copongkopo kedepan, pada Rabu (16/11/2022) siang, tak seorang pun pejabatnya merespons sambut.

Informasi dari Uyu Suryana selaku Humas UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V menyampaikan, rapat sejak pagi dan sampai sore ini berlanjut menerima rapat dengan pihak PUPR Kabupaten/Kota Tasikmalaya, jadi saya jamin hari ini tidak dapat menerima, tapi tetap akan saya sampaikan, ujar Uyu berdalih. |tommy riyaldi|

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *