Revitalisasi Situ Panjalu Tahap 2, UPTD PSDA WS Citanduy Dapat Kucuran Rp5 Miliar Lebih dari Pemrov Jabar

TASIKMALAYA||Pelita Online||,-Ditengah kondisi hasil revitalisasi dan penataan Situ Panjalu tahun 2023 lalu yang mengkhawatirkan. Kios-kios pedagang yang tak mencukupi dengan jumlah pedagang dan akses jalanya yang tidak sepenuhya dapat melewati pedagang. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada UPTD PSDA Wilayah Sungai Citanduy, Cecep Sofyan ST, MT mengatakan pihaknya di tahap dua tahun 2025 ini memperbaiki konsepnya.

“Nanti konsepnya seperti malioboro, jadi begitu masuk para pejiarah atau pengunjung makam akan melewati para pedagang terlebih dahulu,” kata Cecep.

Pada tahun 2025 ini kucuran anggaran yang diberikan mencapai Rp5,2 miliar, nantinya pengerjaan akan dilakukan secara parsial. Artinya tidak menyeluruh melakukan perubahan melainkan tetap merujuk pada
DED (Detail Engineering Design) terdahulu, tambah Cecep.

Hanya saja dalam DED awal itu ada yang namanya bangunan yang semula diperuntukan sebagai Menara Pandang. “Perubahannya paling disitu, semula bangunan itu diperuntukan sebagai Menara Pandang, kini ditahap dua ini akan dirubah konsepnya dari Menara Pandang menjadi kios pedagang, dan penambahan lainnya akan ada jalur evakusi yang dilengkapi atap pelindung panas dan hujan” ujarnya.

“Hal ini akan dilakukan atas permintaan Bupati hasil rapat dengan Dinas Sumber Daya Air” berarti suatu tindakan atau keputusan akan dilaksanakan karena adanya permintaan dari Bupati, yang didasarkan pada hasil rapat yang telah diselenggarakan. Dengan kata lain, keputusan tersebut bukan hanya inisiatif pribadi Bupati, melainkan juga hasil dan kesepakatan atau pertimbangan yang diperoleh dalam rapat,” beber Cecep.

Dan ini memang sangat relevan untuk menyiasati kurangnya kios pedagang, dari kebutuhannya sebanyak 28 kios, sementara baru tersedia 21 kios yang ada. Oleh karena itu, di revitalisasi tahap dua ini akan ada pengadaan kios berbahan kontainer yang tentu diperuntukan untuk kios pedagang, ungkap Cecep pada pelitaonline.co.id Senin (23/6/2025).

Selain itu menurut Cecep, adanya kebijakan Bupati untuk membongkar bangunan Puskesmas untuk dijadikan gerbang masuk area Situ Panjalu, sehingga dengan gerbang baru itu nantinya pengunjung akan dapat melewati semua area pedagang, tutup Cecep.||Tommy Riyaldi||

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *