PPK 2.1 Jembatan Cipamuruyan Siasati Keadaan Musim Hujan

SUKABUMI,||Pelita Online||-Musim hujan mengguyur beberapa hari ini. Menjadi tantangan tersendiri pada kegiatan-kegiatan pekerjaan konstruksi. Bagaimana menyiasati teknis garapan agar tetap menghasilkan progres, jadi perhatian agar tak sampai keteteran.

Hal itu seperti dikemukakan PPK 2.1 penggantian jembatan Cipamuruyan dalam bentang ruas jalan nasional Benda-Sukabumi-Rajamandala, Provinsi Jawa Barat. Jembatan Cipamuruyan ini salah satu jembatan yang menghubungkan wilayah Bogor dan Sukabumi ruas Kabupaten Sukabumi, tepatnya di wilayah Cibadak.

Pengerjaan jembatan ditarget usai akhir Desember 2022 setelah dilaksanakan beberapa bulan terakhir. Beranggaran bantuan pemerintah pusat senilai Rp 18,4 miliar, panjang jembatan 61,20 meter lebar 7 meter.

Menurut PPK, lantaran tantangan dan hambatan pekerjaan saat ini di lapangan adalah faktor cuaca, curah hujan sudah sangat sering dan tinggi dan proses pekerjaan ditarget waktu penyelesaiannya. Maka tantangan yang ada akan disikapi dan disiasati.

Di antara opsi diambilnya di saat memasuki musim hujan dengan menambah jam kerja dan tenaga kerja.
Kalau ikhtiar ini tak dilakukan risikonya keterlambatan progres pekerjaan. “Ya kita tetap bekerja sesuai target dan action pada program, salah satunya memaksimalkan waktu pekerjaan ditambah dan pada saat waktu tidak hujan besar,” ujarnya, Rabu (19/10/).

Opsi lainnya disaat pengecoran, kita upayakan walau pada saat hujan besar kita bisa menggunakan tenda, kata PPK menambahkan.

Hingga memasuki Oktober pertengahan atau tepatnya per-17 Oktober, progres pekerjaan sudah mencapai 52,056% dari rencana 49, 508%, dengan posisi bobot progres terbesar yang sudah tercapai saat ini adalah dari produksi i-tem pekerjaan penyediaan baja struktur dan yang jadi fokus pekerjaan saat ini pengecoran abutmen. Setelah proses pengeringannya akan masuk tahapan konstruksi atas.

Disinggung tiga jembatan laiannya yang juga menjadi garapan PPK 2.1 yaitu jembatan Cimuncang, Ciganda dan Cisaninten diakuinya lebih cepat selesai dari target rencana. “Rencana selesai di awal minggu ke-3 bulan November, akan selesai 100% di akhir minggu ke-4 bulan Oktober,” tandas PPK yang akrab disapa Santoso ini.|tommy riyaldi|

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *