TASIKMALAYA||Pelita Online||,- Wawan Hermawan, ST Kepala Satuan Pemeliharaan (KSP) 1 UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V mengatakan, sampai saat ini badan jalan di atas gorong-gorong sekitar jembatan Cikunir yang terdapat di ruas Singaparna-Tasikmalaya tepatnya di KM BDG 111+200 relatif masih aman.
Pernyataan itu disampaiannya terkait dengan adanya permohonan warga melalui Babinsa setempat yang menginginkan adanya perbaikan gororong-gorong yang tak jauh dari jembatan Cikunir. Sedangkan untuk meyakinkan konstruksinya rusak, pihak kami sudah melakukan survey hingga memasuki gorong-gorong tersebut, kata Wawan kepada Pelita Online, Kamis (2/11/2023) pagi.
“Hasil survey sudah kita laporkan ketingkat UPTD PJJ Wipel V, bahkan Kepala UPTD PJJ Wipel V pun sudah melakukan survey lokasi. InsyahAllah, saat ini pihak UPTD PJJ Wipel V tengah malakukan kajian teknis”, kata Wawan.
Menurut informasi yang dihimpunnya setelah memasuki gorong-gorong tersebut, di bawah badan jalan-nya masih terlihat sangat kokoh. Hanya saja, didasar gorong-gorongnya sudah ada yang terlihat ambrol tergerus air”, terang Wawan.
Mungkin karena aliran airnya yang tersendat dan kecil, maka menjadi permohon warga untuk perbaikannya, tambah Wawan.
Disinggung penanganannya, Wawan mengaku perbaikannya tidak dapat ditangani oleh pekerjaan pemeliharaan rutin. Alasannya, keberadaan yang harus diperbaikinya berada dibawah badan jalan yang posisinya cukup sulit untuk diperbaiki melalui pemeliharaan rutin.
Oleh karena itu, kami dari pihak KSP 1 berharap, kiranya pihak UPTD segera melakukan kajian teknisnya dan menindaklanjutinya ke tingkat Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jabar, harap Wawan.
“Karena perbaikan gorong-gorong yang posisinya di tengah-tengah badan jalan, maka pengerjaan konstruksinya pun butuh teknis khusus”, terang Wawan.
Seperti dikemukannya, dalam mengantisipasi musim hujan, semua titik di ruas penanganannya diakuinya sudah cukup aman. Mulai dari rumput di bahu jalan hingga draenase sudah dilakukan pembersihan, ungkapnya. ||tommy riyaldi||





