TASIKMALAYA||Pelita Online||,– Perbaikan dan penyempurnaan bangunan plaza atau kios utama area Situ Gede Kota Tasikmalaya akhirnya terjawab sudah.
Setelah diketahui sampai saat ini bangunan plaza yang dibangun melalui paket pekerjaan penataan dan revitalisasi
Situ Gede Kota Tasikmalaya
di awal Juni 2022 lalu itu masih belum dapat dipergunakan sesuai peruntukannya.
Kepastian itu diungkapkan Kepala UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Wilayah Sungai (Wilsung) Ciwulan-Cilaki Muhammad Taufik, ST.,ME saat ditemui pelitaonline.co.id di kantornya, Rabu (21/2/2024)
“Ya, tahun anggaran 2024 ini kita mendapat penugasan untuk melaksanakan perbaikan dan penyempurnaan bangunan plaza di area wisata Situ Gede,” ujarnya.
Adapun anggarannya sebesar Rp.1,2 miliar yang sumber dananya dari APBD Provinsi Jabar, ungkap Taufik yang di dampingi Yusan Okta selaku Kasubag TU UPTD PSDA Wilsung Ciwulan-Cilaki
Taufik mengatakan, pelaksanaan pekerjaan diperkirakan sekitar April 2024 mendatang. “Meski masih relatif masih lama, tetapi pekerjaan perbaikannya sudah dapat dipastikan,” tambah Taufik.
Lebih lanjut Taufik mengatakan, di tahun anggaran 2024 ini, selain mendapat alokasi anggaran perbaikan dan penyempurnaan bangunan plaza di area wisata Situ Gede, melalui APBD Provinsi pihaknya juga mendapat alokasi Operasional Pemeliharaan (OP) perbaikan daerah irigasi (DI).
Meski OP yang diajukan pihaknya tidak semuanya dapat terealisasi, namun setidaknya belasan titik DI dalam wilayah kerja dapat diperbaiki melalui OP. “Bernilai tidak terlalu besar dengan dikisaran Rp 200 juta-an, namun setidaknya lumayan untuk DI yang membutuhkan perbaikan,” ungkap Taufik dengan penuh rasa syukur.
Selanjutnya perbantuan dari Dana Alokasi Khusus (DAK), di tahun 2023 kita mendapat tiga paket kegiatan, di tahun 2024 ini kita mendapat perbantuan DAK satu paket kegaiatan dengan nilai sekitar Rp 7 miliar untuk perbaikan DI Merjan yang terdapat di wilayah Kabupaten Pangandaran, tambah dia.
Berdasarkan pantauan pelitaonline.co.id pada Rabu 21 Februari 2024, bangunan plaza atau kios utama di area wisata Situ Gede yang dibangun melalui paket pekerjaan penataan dan revitalisasi 2022 lalu masih nampak kosong, tak terlihat adanya para pelaku usaha yang menempatinya.
Bahkan sekilas, secara kasat mata, plaza yang dibangun dengan anggaran miliaran rupiah itu sekarang terlihat seperti kerangka yang terbengkalai.
Sementara para pelaku usaha yang semestinya menempati plaza itu justru malah menempati warung-warung yang terdapat dilurusan jalan Gerbang Utama masuk ke kawasan Situ Gede yang dibangun oleh mereka sendiri.
Diketahui, plaza yang dibuat sesuai rencana untuk para pelaku usaha itu justru dibiarkan kosong tidak ditempati, tanpa jelas penyebabnya.? ||tommy riyaldi||





