BANDUNG, ||PelitaOnline||- Bertempat di Masjid Raya Mujahidin Jalan Sancang Lodaya Kota Bandung, Ikatan Keluarga Besar (IKA-Sumsel) Jawa Barat menggelar pengajian rutin tiga bulanan. Kegiatan pengajian yang dilaksanakan pada Sabtu (8/11/2025) dihadiri sekitar 100 orang warga perantau asal Sumsel di Jawa Barat ini, merupakan sebagai ajang silaturahmi dalam upaya untuk meningkatkan ukhuwa islamiah.
Ketua Panitia juga sebagai pemandu acara Ustadz Zaki Yadin, SE melaporkan, bawah kegiatan acara pengajian 3 bulanan ini merupakan bagian dari program kerja organisasi IKA Sumsel Jabar. “Alhamdulillah berkat bantuan dan dukungan dari para pengurus dan anggota IKA Sumsel.pengajian yang ke 5 kalinya ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Untuk itu, kami sebagai pengurus inti mengucapkan terima kasih kepada semua warga Sumsel yang telah memberikan atensinya dalam kegiatan ini, Pengajian hari ini selain mengundang Ustasz Ahmad Jajaluddin Durachman, BS M.Ag sebagai penceramah, juga pembaca kitab suci alquran dibacakan oleh Eva Yasoel, sedangkan saritilawa disampaikan Yetty Qeety Zaki. “ujar Zaki.
Ketua Umum IKA-Sumsel Jawa Barat, Bahyuni Zaili SH.MH. menyambut baik atas terselenggaranya pengajian rutin 3 bulanan, Alhamdulillah, kehadiran warga Sumsel yang mengikuti pengajian rutin ini cukup meningkat dari biasanya, itu juga ada bebera sesepuh yang tidak dapat hadir dikarenakan sakit dan ada juga dari pengurus inti tidak bisa hadir dikarenakan pulang mendadak ke Palembang.
“Kami berharap, semoga kedepan pengajian IKA Sumsel Jawa Barat dapat lebih ditingkatkan.lagi. Kami juga memgucapkan terima kasih yang.tak terhingga atas kehadiran serta dukungan dan bantuan donasi dari bapak/ibu warga sumsel. Semoga kebaikan bapak/ibu dibalas berlipat ganda oleh Allah SWT,” ucap Bahyuni.
Dia menambahkan, bahwa pengajian yang diselenggarakan kali ini mengambil tema “Gelorakan Cinta Alquran” Semoga dengan materi yang disampaikan oleh almuqarom Ustadz Ahmad Jalaluddin Rumi Durachman BS.M. Ag dapat memberikan pencerahan untuk kita semua.
Dalam tausiahnya, Ustadz Ahmad Jajaluddin Rumi Durachman, banyak membahas 5 hal kecintaan kita kepada alquran. Pertama mendegarkan,.membaca, memahami,.menghapalkan dan mengamalkan. Dalam paparannya Ustadz Ahmad Jajaluddin memaknai cinta al-quran dipandang sebagai fondasi pajangan hidup, yakni mengaji, memahami, menghafal, dan mengamalkan isi Al-Quran dalam setiap aktivitas sehari-hari,
Karena menurutnya, cinta alquran sebagai landasan perilaku yang menjadi motor utama untuk konsisten belajar, membaca, dan menghafal. “Cinta ini mendorong kita untuk melaksanakan ajaran Islam secara utuh, termasuk shalat, dan tadarus,”tegasnya. (cakdar)





