TASIKMALAYA||Pelita Online||,– Pemerintah pusat, dalam hal ini Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat melalui PPK 4.4 kembali mengalokasikan anggaran pembangunan untuk ruas jalan Lingkar Utara Kota Tasikmalaya.
Sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor: 30 tahun 2023 tentang Percepatan Konektivitas Jalan Daerah, BBPJN DKI Jakarta-Jawa Barat melalui PPK 4.4 telah pula memulai pekerjaan pembangunan jalan di ruas jalan Lingkar Utara Kota Tasikmalaya.
Sebagaimana diketahui, pembangunan di ruas jalan Lingkar Utara Kota Tasikmalaya ini merupakan pekerjaan kali kedua-nya bagi PPK 4.4 setelah sebelumnya berhasil menangani pembangunan Jembatan Ciloseh.
Kali ini, secara teknis, pekerjaan yang merupakan kewenangan PPK 4.4 akan menjadi garapan PT Trie Mukty Pratama Putra.
Pantauan Pelita Online dilapangan, dalam beberapa hari kebelakang ini PT. Trie Mukty Pratama Putra diketahui telah melaksanakan pekerjaannya. Hal itu cukup dibenarkan salah seorang karyawan PT. Trie Mukty Pratama Putra.
“Tahun kemarin kan selesai pembangunan Jembatan Ciloseh. Nah selepas jembatan atau tepatnya mulai dari perempatan Leuwianyar ke arah Karangresik jalan-nya yang akan kita bangun,” kata pekerja dari PT. Trie Mukty Pratama Putra, Minggu (3/9/2023).
Sepengetahuan saya panjangnya lebih dari 1 kilometer dengan total anggaran Rp25 miliar. “Untuk lebih jelasnya silahkan saja ke pak H. Tatang selaku general manager (gm) dari PT Trie Mukty, ujar bapak paruh baya bertubuh tinggi besar itu menyarankan.
Sebagaimana diketahui pula, dalam beberapa hari ini pihak PT Trie Mukty Pratama Putra sudah berhasil meratakan dan melebarkan ruas jalan Lingkar Utara mulai dari perempatan Leuwianyar hingga hampir tembus ke jalan Nasional DR. M. Hatta, Kota Tasikmalaya dengan beberapa alat berat yang diterjunkan. ||tommy riyaldi||.





