JAKARTA,||PelitaOnline||Dalam upaya memperkuat pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya literasi digital dalam menjaga nilai-nilai Pancasila di era transformasi digital, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama DPR RI menggelar Webinar Forum Diskusi Publik bertajuk *”Pentingnya Literasi Digital dalam Rangka Menguatkan Spirit Ideologi Pancasila”* secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin (29/6).
Anggota DPR RI, *Dr. H. Sukamta*, mengatakan Indonesia tengah memasuki momentum bonus demografi yang menjadi peluang besar untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Menurutnya, keberhasilan tersebut sangat ditentukan oleh generasi muda yang produktif, berkarakter, serta memiliki pemahaman ideologi Pancasila yang kuat.
Ia menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital menghadirkan tantangan baru dalam menjaga persatuan bangsa. Karena itu, nilai-nilai Pancasila harus menjadi pedoman dalam berinteraksi di ruang digital.
“Pancasila bukan hanya menjadi pemersatu bangsa Indonesia, tetapi juga mengandung nilai-nilai universal yang dapat menjadi prinsip dalam kehidupan masyarakat digital dunia. Generasi muda harus percaya diri memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila di ruang digital,” ujarnya.
Narasumber *M. Atiatul Muqtadir* menjelaskan bahwa tantangan masyarakat saat ini bukan lagi sekadar akses internet, melainkan kemampuan memanfaatkan teknologi secara cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. Ia menyoroti berbagai persoalan seperti hoaks, polarisasi, _cyberbullying_, hingga gangguan kesehatan mental akibat penggunaan media sosial yang tidak bijak.
Ia mengajak masyarakat menerapkan prinsip *3B (Benar, Bermanfaat, dan Baik)* sebelum membagikan informasi agar tercipta ruang digital yang sehat dan aman.
Sementara itu, Ketua Komisi Kemitraan Hubungan Antar Lembaga dan Infrastruktur Dewan Pers, *Dr. Rosarita Niken Widiastuti, M.Si.*, menegaskan bahwa literasi digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, beretika, serta memilah informasi secara bertanggung jawab.
Ia mengajak masyarakat untuk selalu melakukan _check and recheck_ terhadap setiap informasi sebelum menyebarkannya serta mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila melalui penghormatan terhadap keberagaman, penolakan ujaran kebencian, perlindungan data pribadi, dan penciptaan konten positif yang memperkuat persatuan bangsa.
Melalui kegiatan ini, Komdigi bersama DPR RI berharap masyarakat semakin memahami bahwa literasi digital merupakan fondasi penting dalam memperkuat karakter bangsa sekaligus menjaga nilai-nilai Pancasila di ruang digital. Dengan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, ruang digital Indonesia diharapkan menjadi ekosistem yang sehat, aman, inklusif, dan mampu mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045. (red)





