TASIKMALAYA||Pelita Online||,- Menindaklanjut sosialisasi program prakegiatan pengerukan saluran irigasi Cimulu tahun anggaran 2025 dimulai, pihak UPTD PSDA Wilayah Sungai (WS) Citanduy, Senin 16 Juni 2025 hari ini mengundang pertemuan dengan sejumlah
warga yang menempati bangunan tersebut.
“Ya, hari ini kita memenuhi panggilan dari pihak UPTD PSDA WS Citanduy. Pada prinsipnya kita memahami bahwa tempat yang kita tempati ini akan di bongkar serangkaian dengan adanya program normalisasi saluran irigasi Cimulu dalam waktu dekat ini,” kata Ade pemilik warung yang tempat usahanya juga ikut akan dibongkar.
Ade menyampaikan, terkait pastinya akan dilakukan pembongkaran bangunan tersebut, ia dan (5) lima orang lainnya yang menempati deretan bangunan itu mengaku masih menunggu surat himbauan kedua dan ketiga yang akan disampaikan oleh pihak UPTD PSDA WS Citanduy seminggu kedepan setelah pertemuan ini, kata Ade mewakili yang lainnya.
Dalam pembahasan yang tadi dilakukan dengan pihak UPTD PSDA WS Citanduy, sepertinya tak ada hal yang penting disampaikan oleh pihak PSDA (WS) Citanduy, melainkan hanya menyampaikan kalau seminggu setelah pertemuan ini akan ada surat susulan himbauan kedua dan seminggu kedepannya lagi surat himbauan ketiga, kata Ade.
“Mungkin, setelah surat himbauan kedua dan ketiga nanti disampaikan barulah pihak UPTD PSDA WS Citanduy akan melakukan eksekusi pembongkaran,” tambah Ade memprediksikan.
Ya, sekitar awal Juli atau pertengahan Juli nanti akan dilakukan pembongkaran, ujar Ade yang mengaku binggung untuk melakukan pengangkutan barang dagangan milikya lantaran terbentur biaya angkut. “Kalau yang lainnya mendingan masih dalam wilayah Kota Tasikmalaya. Kalau saya jauh harus ke Sukamantri ujungnya Kabupaten Ciamis,” ujar Ade sedikit mengeluh.
Seperti diketahui, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di UPTD PSDA WS Citanduy, Cecep, didampingi yang lainnya memimpin pertemuan dengan sejumlah warga yang menempati bangunan. ||Tommy Riyaldi||




